Sejuta Data Pengguna RI Bocor, Facebook Cuma Ditegur?

Jumat, 06 April 2018 | 23:47:21 WIB

Facebook
Facebook (Getty Image)

Jambione.com, Jakarta-Angka satu juta mungkin dinilai kecil oleh pemerintah. Sehingga, ketika Facebook tak mampu menjaga privasi data pelanggannya, sanksi yang diberikan cuma berupa teguran saja.

Kasus kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia akhirnya mulai mendapat perhatian. Apalagi dari 87 juta pengguna yang disalahgunakan oleh Cambridge Analytica, ada sejuta yang berasal dari Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, sebelumnya Facebook sudah mendapatkan teguran lisan akibat kasus kebocoran data ini. Namun saat ini, bentuk teguran tersebut ditingkatkan menjadi teguran tertulis.

"Teguran lisan sudah saya lakukan, teguran tertulis sekarang karena saya sudah komunikasi tapi ditegur lagi sekarang secara tertulis," ujar Menkominfo usai melakukan pertemuan dengan perwakilan Facebook Indonesia di Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Dalam pertemuan ini, pemerintah Indonesia mendesak kepada Facebook agar melakukan audit mengenai kebocoran data yang berasal dari Indonesia khususnya.
Audit ini mencakup pendataan aplikasi pihak ketiga itu mana saja yang mengakses data pribadi. Kemudian, memeriksa data yang bocor oleh Cambridge Analytica ini dimanfaatkan untuk apa saja.

Belum diketahui kapan hasil audit tersebut dapat diungkapn. Namun, pihak Facebook yang diwakili oleh Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari berjanji bahwa pihaknya akan segera melaporkannya kepada Menkominfo.

Bila dalam audit ini terbukti ada pelanggaran, maka bisa dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo nomor 20 tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi. Selain itu juga, melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Sanksinya bisa mulai dari sanksi administrasi, sanksi hukuman badan sampai 12 tahun dan sanksi denda sampai Rp Miliar," ucap Menkominfo.

Sumber: Detik




Berita Lainnya


BERITA BERIKUTNYA