Datang Bersama Dua Bawahannya, Sidik Lupa Jumlah Pertanyaan Penyidik

Senin, 16 April 2018 | 14:36:04 WIB

Direktur PDAM Tirta Batanghari, Abu Bakar Sidik bergegas masuk ruang Unit Pidsus Satreskrim Polres Batanghari, Senin (16/04/2018). Sidik diperiksa terkait proyek SRMBR 2017 senilai Rp 5 Miliar.
Direktur PDAM Tirta Batanghari, Abu Bakar Sidik bergegas masuk ruang Unit Pidsus Satreskrim Polres Batanghari, Senin (16/04/2018). Sidik diperiksa terkait proyek SRMBR 2017 senilai Rp 5 Miliar. (Ardian Faisal/Jambione)
Jambione.com, MUARA BULIAN - Direktur PDAM Tirta Batanghari Abu Bakar Sidik kembali mendatangi Polres Batanghari sekitar pukul 14.15 WIB. Sidik datang setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan selama Dua jam. 
 
Dia datang dikawal dua orang bawahannya berseragam PDAM Tirta Batanghari. Pria yang bakal mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Askab PSSI Batanghari ini tampak tegang.
 
" Ai, lupo abang tadi, berapo pertanyaan," jawab Sidik kepada Jambi One. 
 
Sidik menuturkan pemeriksaan terhadap dirinya selaku Direktur PDAM Tirta Batanghari, seputar masalah proyek sambungan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SRMBR), APBD Batanghari 2017 senilai Rp 5 Miliar. 
 
" Program sambungan gratis, materinya keterangan dan klasifikasi," tutup Sidik seraya berlalu masuk ruang Bacan Palmea Unit Pidsus Satreskrim Polres Batanghari. 
 
Abu Bakar Sidik mendatangi Polres Batanghari dengan mobil dinas BH 1156 BZ. Mengenakan setelan baju koko putih, celana dasar hitam, sepatu hitam dan peci hitam, Sidik tiba sekitar pukul 10.30 WIB. 
 
Sidik juga turut membawa berkas yang tersimpan dalam map bertulis PDAM Tirta Batanghari. Dia kemudian langsung menuju ruang kerja Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Batanghari. 
 
" Ini panggilan pertama Direktur PDAM Tirta Batanghari terkait SRMBR," kata Kanit Pidsus Ipda Seno Hartono, S.T.K kepada Jambi One.
 
Seno menjelaskan, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pegawai PDAM Tirta Batanghari. Diantaranya Bendahara dan beberapa staf. (fai) 





BERITA BERIKUTNYA
loading...