Semiotika, Group Band Asal Jambi Rilis Mini Album Kedua

Jumat, 20 April 2018 | 16:37:33 WIB

()

PRESTASI yang cukup membanggakan ditorehkan tiga anak muda Jambi yang sejak tahun 2014, mendirikan group band Semiotika beraliran “Post-Rock”. turut meramaikan blantika musik tidak saja di Jambi, tetapi juga di kota-kota besar di Indonesia

Setelah sempat melalang buana dibeberapa Kota di Indonesia, bahkan sampai ke negara Amerika, group yang digawangi 3 anak muda, yakni Riri pada Bass, Bibing Lead Guitar dan Yudhistira Adi Nugraha, atau yang lebih akrab disapa Gembol pada Drums, juga sudah merilis album, dimana album pertama dirilis tahun 2015 bertajuk Ruang cukup mendapat tempat dihati anak muda Jambi khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Setelah sukses merilis album Ruang ditahun 2015, kini di kuartal kedua tahun 2018 tepatnya tanggal 21 April 2018 bertepatan dengan Record Store Day 2018, grup post-rock Semiotika kembali hadir dengan merilis sophomore berupa mini album dengan tajuk “Gelombang Darat” yang dirilis dan didistribusikan oleh Semiotika secara mandiri dan juga Rimauman Music, label independen asal Palembang.


Proses rekaman mini album ini masih dikerjakan secara mandiri persis seperti yang mereka kerjakan tiga tahun lalu pada debut album mereka “Ruang” yang bertempat di RAW Studio yang di Mixing dan Mastering sendiri oleh Billy Maulana (Gitar). Dalam urusan artwork, pengerjaan dibantu oleh Ikmal Febriansyah.

Mini album ini terinspirasi dan tercipta dari cerita-cerita yang mereka dapatkan dari perjalanan tur panjang Jawa – Bali – Sumatera yang mereka lakukan di tahun 2015 lalu dalam rangka mempromosikan debut album “Ruang”. Lagu “Gelombang Darat” misalnya, adalah nama dari tur yang mereka jalani dimana tur ini mereka merasakan lingkaran sosial pertemanan yang luar biasa efeknya.

Sedangkan lagu “Meniti Masa” merupakan cerita tentang fase-fase kehidupan yang tanpa disadari mau tidak mau harus kita lewati. Lagu “Delusi” merupakan ekspresi bantahan terhadap pakem kehidupan yang sering orang-orang paksakan.

Menurut Bibing sang gitaris, mini album “Gelombang Darat” EP dikemas dalam bentuk boxset terbatas yang berisi rekaman musik dalam format kaset pita, t-shirt, gantungan kunci kulit, poster, stiker, dan pin akrilik.

“Dalam kemasan boxset inipun kami bekerjasama dengan industri kreatif lokal (Ulsayco, Telulas Handmade, Panji Cumik) di Jambi. Pendistribusian boxset ini pun dilakukan secara mandiri melalui akun jejaring media sosial Semiotika.” Ungkap Bibing.(***)






BERITA BERIKUTNYA