Tiga Kecamatan di Kerinci Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Minggu, 22 April 2018 | 18:36:44 WIB

Badan jalan yang tertimbun longsor
Badan jalan yang tertimbun longsor (Saudi Arabia)

Jambione.com, Kerinci-Setelah kota Sungai Penuh, kini giliran Kabupaten Kerinci mengalami longsor dan banjiir badang, usai diguyur hujan lebat pada Sabtu malam (21/4/2018) kemarin.

Sedikitnya tiga kecamatan dalam Kabupaten Kerinci, yakni Kecamatan Gunung Kerinci, Dapati Tujuh dan Air Hangat Timur yang terdampak bencana tersebut.

Data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, ratusan rumah di tiga kecamatan tersebut terkena dampak banjir, seperti Kecamatan Gunung Kerinci, banjir menerjang Desa Siulak Deras dan sekitarnya.

Sementara untuk Kecamatan Depati Tujuh masih wilayah yang sama yakni desa lubuk Suli dan sekitsrnya, dampak dari luapan sungai Batang Me uang melintasi desa Lubuk Suli, kecamatan Depati Tujuh.

"Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Air Hangat Timur, yakni Desa Sungai Tutung dan Desa Baru Sungai Abu,"ungkap Kepala BPBD Kerinci, Darifus.

Tak hanya banjir, wilaya Kerinci juga terkena longsor yang terjadi di jalan penghubung Hiang Sakti, Kecamatan Sitinjau Laut menuju ke Desa Pungut Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur.

Aziz, warga setempat mengatakan, longsor juga terjadi sabtu malam sekira pukul 23.00 WIB. "Ada dua titik longsong di jalan Hiang-Pungut Hilir, kendaraan roda empat tak bisa melintas. Yang bisa melitas hanya roda dua, karena separo badan jalan tertimbun tanah," sebutnya.

Kepala BPBD Kerinci, Darifus mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk menurunkan alat berat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan tersebut.

"Untuk longsor kita sudah koordinasi dengan Dinas PUPR untuk menurunkan alat berat,"pungkasnya.(***)





BERITA BERIKUTNYA
loading...