Warga Tebo Temukan Situs Diduga Peninggalan Jaman Kerajaan

Senin, 23 April 2018 | 10:08:19 WIB

Situs berbentuk candi yang diduga peninggalan kerajaan
Situs berbentuk candi yang diduga peninggalan kerajaan (Liga Marisa)

Jambione.com, Tebo-Warga Dusun Olak Bandung Desa Tuo Sumay, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo menemukan situs sejarah diduga merupakan peninggalan jaman kerajaan Kuno. Situs berupa tumpukan Batu Bata menyerupai candi ini ditemukan warga pada kedalaman kurang lebih 1,5 meter.

Ishak, Pendamping Desa Tuo Sumay, saat dikonfirmasi Minggu (22/04/2018) kemarin membenarkan adanya penemuan warga tersebut. Situs tersebut, katanya berupa tumpukan batu bata menyerupai candi. Tumpukan batu bata berbahan lempengan tanah dengan ukuran lebar tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar yang hendak menggali lubang untuk ditanami sawit.

"Itu kalau dilihat seperti candi, susunan batunya rapi dan lebar-lebar," kata Ishak meyakini.

Di lokasi sekitar penemuan situs bersejarah tersebut oleh warga sudah dipasang pagar pembatas, saat ini lokasi tersebut masih dalam pengawasan warga dan perangkat desa.

"Masih dibiarkan kayak semula, mungkin sudah dilaporkan ke Pemda," sebutnya.

Ishak sendiri belum sepenuhnya tau apakah benar situs tersebut peniggalan sejarah atau tidak. "Saya juga tidak berani bilang apakah peninggalan jaman kerajaan atau tidak. Ini masih menunggu informasi dari tim ahli," kata dia.

Terpisah, Mardiansyah Kadis Porapar Tebo saat dikonfirmasi menuturkan pihaknya telah menerima laporan dari warga Dusun Olak Bandung terkait penemuan situs tersebut. Pihaknya juga telah membentuk tim untuk turun mengecek penemuan situs tersebut.

"Bersama Kabid pariwisata dan dibantu juga dengan Dinas Pendidikan sudah turun ke lokasi, apakah ini merupakan situs peninggalan sejarah apa bukan, nanti kita juga berkordinasi dengan pemerintah provinsi," sebutnya.

Sebelumnya, lanjut Mardiansyah, pihaknya juga menerima laporan dari warga soal penemuan sendok peninggalan jaman kerajaan. Barang tersebut kini disimpan untuk dilakukan penelitian lebih mendalam. "Insya Allah kita informasikan secepatnya terkait kebenaran situs tersebut," tandasnya.(***)





BERITA BERIKUTNYA
loading...