Surat Instruksi Gerakan Kaus #2019gantipresiden di CFD Semarang, Gerindra: Itu Hoax

Minggu, 06 Mei 2018 | 15:05:11 WIB

(IST/Jambione)

Semarang-Partai Gerindra menyebutkan surat instruksi agar memakai kaus #2019gantipresiden di CFD Semarang merupakan hoax karena surat tersebut palsu. Diduga ada perselisihan dalam pemilihan Bacaleg sehingga muncul surat hoax itu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho di Mapolrestabes Semarang. Sigit mengatakan dirinya menemukan kejanggalan dalam surat tersebut terutama tanda tangan yang merupakan hasil scan.

"Surat itu betul ada logo Gerindra tapi tidak ada kop dari DPC Gerindra Semarang. Di masa pendaftaran bacaleg ini kan perebutan bacaleg untuk masuk di dapil kan luar biasa. Surat setelah dicek ternyata palsu, bodong, tandatangannya scan," kata Sigit, Minggu (6/5/2018).

Meski demikian Sigit belum akan membawanya ke ranah hukum. Ia masih akan melakukan investigasi hingga tahu siapa yang membuat surat tersebut. Langkah itu diambil juga agar tidak ada perselisihan mendekati Pilpres 2019. "Kita harus hati-hati jangan sampai jadi perselisihan berkepanjangan di saat konsolidasi jelang (Pilpres) 2019. Kita tidak ingin di tubuh partai ada perpecahan," tegasnya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menambahkan pihaknya juga belum mengambil langkah karena dari pihak partai sendiri baru akan melakukan investigasi internal. "Itu kan internal partai, kita kembalikan ke internal partai dulu," tandas Abiyoso.

Untuk diketahui, surat yang dimaksud beredar lewat pesan whatsapp. Surat itu berisi instruksi kepada bacaleg agar mengerahkan massa di CFD Simpang Lima Semarang Minggu pagi tadi menggunakan kaus bertuliskan #2019gantipresiden. Surat itu dibubuhi tanda tangan ketua pansel dan sekretaris.

Namun ternyata CFD hari ini ditiadakan karena memang sudah kesepakatan dalam rangkaian HUT Kota Semarang ke 471. CFD ditiadakan karena Sabtu malam hingga dinihari tadi digelar Semarang Night Carnival. Meski demikian ternyata masih ada sejumlah orang yang lalu lalang di Simpang Lima menggunakan kaos hastag itu.(***)

Sumber: Detikcom





BERITA BERIKUTNYA
loading...