Wabup BBS Pimpin Apel Siaga Karhutla

Selasa, 15 Mei 2018 | 12:05:02 WIB

Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), berfoto bersama dengan sejumlah forkompimda Muarojambi.
Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), berfoto bersama dengan sejumlah forkompimda Muarojambi. (Raden Samsir/Jambione)

JAMBIONE.COM, SENGETI - Wakil Bupati Muarojambi, Senin (14/5) menjadi inspektur upacara (Irup) pada apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Apel digelar di lapangan Kantor Bupati Muarojambi yang juga dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi M. Zakir, Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono serta OPD di lingkup Pemkab Muarojambi. Selain itu, juga hadir pimpinan perusahaan mitra di bidang kehutanan dan perkebunan dalam Kab. Muarojambi, Pol PP dan unsur Forkompimda.

Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno, saat menjadi irup.

Pada kesempatan tersebut, BBS mengajak mengajak seluruh unsur baik pemerintah, swasta maupun masyarakat agar secara bersama-sama dapat bekerja lebih keras, cerdas dan tuntas dalam mencegah Karhutla. Dikatakannya, berdasarkan laporan posko penanggulangan bencana BPBD Kabupaten Muarojambi bahwa pada bulan Mei 2018 terdapat dua hotspot di Kabupaten Muarojambi. Dengan demikian, Ia menjelaskan bahwa perlu adanya langkah-langkah nyata dari semua stakeholder untuk melakukan upaya pencegahan.

"Langkah nyata dimaksud dengan melakukan upaya atau pencegahan preventif melalui penyuluhan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan," sampainya.

Selain itu ia juga menyampaikan kepada pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan yang bergerak dan beroperasi di Kabupaten Muarojambi agar berpartisipasi aktif. Perusahaan juga diharapkan untuk turut serta memberikan kontribusi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

"Perusahaan harus juga memiliki sarana dan prasarana penanggulangan lebakaran hutan dan lahan serta menyiapkan SDM untuk melakukan penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Ia menambahkan bahwa penanggulangan karhutla tidak dilakukan sendiri-sendiri melainkan harus dilakukan secara bersinergi.  Oleh karena itu, semua elemen tetap secara terus menerus melakukan kegiatan meningkatkan koordinasi dan melakukan sosialisasi pada masyarakat.

"Pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh jajaran pemerintah, swasta dan segenap masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan dengan tidak membakar hutan dan lahan," pungkasnya

Bambang juga sempat memantau kesiapan para petugas siaga karhutla dengan mengunjungi barisan apel dari gabungan petugas siaga karhutla.(wil/adv)






BERITA BERIKUTNYA