Ngiler Duit 6 Triliun, Mantan Kades Kuap Merugi Ratusan Juta

Jumat, 26 Oktober 2018 | 12:59:26 WIB

(Ardian Faisal/Jambione.com)

Muara Bulian – Penipuan dengan modus menggandakan uang dan mengambil uang gaib menimpa Tiga orang warga Desa Kuap, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.

Korban bernama Safi'i, Peri dan Yurnalis. Aksi penipuan berlangsung Juli 2018. Dari ketiga korban, pelaku berhasil meraup ratusan juta rupiah uang. 

Salah satu korban benama Peri ternyata mantan Kepala Desa Kuap. Dirinya mengalami kerugian Rp367,5 juta. Sementara Yurnalis merugi Rp220 juta dan Safi'i merugi Rp20 juta. 

" Total uang yang sudah saya serahkan kepada pelaku berjumlah 367.500.000 rupiah," ungkap Peri. 

Pelaku penipuan bernama Mulyadi yang berdomisili di Kota Jambi. Dirinya menyerahkan uang ratusan juta rupiah kepada pelaku karena dijanjikan mendapat uang 6 triliun. 

" Saya sampai jual kebun demi mendapat uang gaib. Hasil penjualan kebun inilah yang saya serahkan dengan pelaku," tuturnya.

Usai menyerahkan uang kepada Mulyadi, suatu hari Peri masuk kamar pribadinya. Dia melihat tumpukan uang dalam kardus. Pemandangan langkah ini juga disaksikan keponakan Peri bernama Midun. 

" Keponakan saya juga sudah melihat uang di dalam kardus yang bisa ditarik, namun menghilang begitu saja karena uang tersebut belum di kunci,” kenang Peri. 

Nasib nahas jug menimpa Safi'i. Namun nilai uang yang disetor Safi'i tidak sebesar uang Peri. Termakan bujuk rayu pelaku, dia akhirnya menyetor uang senilai Rp20 juta. 

Begitu juga dengan Yurnalis. Uang senilai 220 juta rupiah tidak pernah kembali sejak dirinya menyerahkan kepada Mulyadi. Merasa telah di tipu, ketiga korban kemudian melapor ke Polsek Pemayung. 

Mulyadi mengambil uang dari korban tidak sekaligus. Pola bertahap digunakan Mulyadi agar aksi penipuan tidak terendus korban. Penyerahan uang dari korban ke pelaku tertuang dalam kwitansi. 

Polsek Pemayung kemudian bergerak cepat mencari keberadaan pelaku sesuai dengan laporan korban. Berkas kesigapan petugas, pelaku berhasil ditangkap dalam kawasan Kota Jambi. 

Penangkapan pelaku saat membeli buah bersama istrinya. Saat ini pelaku telah diamankan dalam sel tahanan Polsek Pemayung. 

Mendengar kabar pelaku penipuan uang ratusan juta dirinya dan dua orang rekannya, Peri merasa sangat bahagia. Polisi melakukan penangkapan sekira pukul 23.00 Wib, Rabu (24/10) malam. 

Peri mengatakan akan berusaha menempuh jalan perdamaian dengan media pihak Polsek Pemayung. Akan tetapi Peri dan dua rekannya meminta agar uang mereka bisa kembali utuh. 

" Kami akan upayakan damai saja, yang penting uang kami kembai," tegasnya.  

Kapolsek Pemayung AKP Iskandar CH membenarkan telah mengamankan pelaku dugaan penipuan. Pelaku di tangkap berdasarkan laporan mantan Kepala Desa Kuap. 

" Dalam laporan tersebut terbukti bahwa pelaku sudah melakukan penipuan dengan modus bisa menggandakan uang,” katanya. 

Iskandar tidak menampik nilai uang ketiga korban mencalai ratusan juta rupiah. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan mobil sebagai jaminan. Jaminan ini bermaksud supaya proses perdamaian bisa berjalan lancar.

" Atas perbuatannya, pelaku di ancam hukuman penjara di atas empat tahun," demikian Iskandar. (***) 





BERITA BERIKUTNYA
loading...