Diduga Pelaku Penculikan Anak

Warga Ujung Tanjung Tangkap Orang Gila

Rabu, 07 November 2018 | 07:20:07 WIB

CULIK : diamankan-Petugas sempat mengamankan satu orang yang diduga tidak sehat secara mental usai diamankan warga karena khawatir dnegan isu penculikan anak.
CULIK : diamankan-Petugas sempat mengamankan satu orang yang diduga tidak sehat secara mental usai diamankan warga karena khawatir dnegan isu penculikan anak. (Paradil Iwel/Jambione.com)

SAROLANGUN- Informasi dan berita tentang penculikan anak yang dilakukan orang tak dikenal dengan modus pura menjadi gila, seperti melekat di benak masyarakat Sarolangun. Bahkan keberadaan orang gila yang tak dikenal asal usulnya akan membuat warga menjadi takut. Hal ini lah yang terjadi di Desa Ujung Tanjung Kecamatan Sarolangun. Warga nekat menangkap orang gila karena khawatir terhadap berita tentang pencurian anak tersebut.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kapolsek Kota Sarolangun, Iptu Rendie Rienaldi mengatakan bahwa adapun kronologis penangkapan orang gila tersebut pada Senin (05/11) pukul 19.30 malam kemarin. Sejumlah warga nekad mengamankan orang gila yang diduga hendak melakukan penculikan anak sebelum diserahkan ke Mapolsek Kota Sarolangun.

"Ya benar, kejadiannya malam kemarin. Ini kan karena terlalu cepat percaya dengan informasi dan berita hoaks tentang penculikan anak, makanya orang yang benar gila juga disangka mau culik anak," ujar Iptu Rendie, Selasa (06/11) kemarin.

Menurutnya, setelah mendapat informasi ada orang gila yang ditangkap warga, pihak Polsek Kota Sarolangun langsung turun ke Desa Ujung Tanjung dan melakukan interogasi terhadap terduga pelaku orang gila tersebut.

"Setelah ditanya, dan ternyata orang itu memang sudah kurang sehat lagi ingatannya. Identitasnya bernama Sugiono bin Parijan, laki-laki, 32 tahun, tidak bekerja, alamat Jawa Timur," katanya lagi.

Lanjutnya, setelah diselidiki dan ditanya apakah ada korban warga yang kehilangan anak. Sejumlah warga mengatakan hingga saat ini belum ada warga yang kehilangan anak.

"Setelah kita panggil kadesnya, tidak ada masyarakatnya yang kehilangan anak. Bahkan Babin sudah turun langsung ke lapangan, dan tidak ada laporan penculikan anak,” jelasnya.

Dengan kejadian tersebut, ia mengimbau agar masyarakat jangan terlalu cepat mengambil tindakan sebelum ada bukti, di samping itu, ia meminta agar masyarakat menggunakan media sosial untuk tidak membuat ataupun  membagikan berita yang meresahkan.

 Sementara itu, Kadis Sosial Pemkab Sarolangun melalui Kasi Penyuluhan, Dolli saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan bahwa pihaknya secara resmi menerima laporan tersebut dan akan membawa pelaku yang diduga orang gila tersebut.

 “Iya kita hari ini melakukan penjemputan orang ini, dan akan kami antarkan ke alamat tujuan," ujar Dolli, Selasa (06/11) kemarin.

 Saat ditanya, apakah orang tersebut mengalami gangguan jiwa. Ia menjelaskan bawha pihaknya tidak bisa memastika apakah Sugiono memang benar  gila atau tidak.

 "Yang tau dia gila atau tidaknya hanya dokter jiwa, Namun yang jelas secara kasat mata tampang orang ini terlihat lusuh dan dugaan sementara dia kurang sehat,” pungkasnya. (wel)





BERITA BERIKUTNYA
loading...