216 Hektar Padi Terendam Banjir

Rabu, 07 November 2018 | 07:29:48 WIB

(Yadi/Jambione.com)

MUARABUNGO- Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo, beberapa hari terakhir tak hanya menyebabkan ratusan rumah di Kecamatan Jujuhan dan jujuhan Ilir saja yang terendam. Namun juga mengakibatkan ratusan hektar tanaman padi ikut terendam banjir.

Untuk menjegah terjadinya banjir, Bupati Bungo H Mashuri langsung memanggil Tim Koordinasi Penanggulangan Bencana Kabupaten Bungo dan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor).

Rapat koordinasi itu dipimpin langsung Bupati Bungo H Mashuri, ia didampingi Wakil Bupati H Safrudin Dwi Apriyanto. Tampak hadir dalam Rakor itu Kajari Bungo Sugiyanta, Ketua Pengadilan Negeri Flawerry Yulidas, Wakapolres Bungo Kompol Singgih Hermawan, perwakilan Dandim 0416 Bute, para asisten, sataf ahli, para Kepala OPD, Kabag dan pihak Basarnas.

Rapat itu untuk membahas penanaggulangan bencana dan mengevaluasi kegiatan dan bantuan yang sudah disampaikan kepada masyarakat yang terkena banjir. Baik evakuasi warga, kemudian sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Terpisah,Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Muhammad Hasbi mengatakan, pihaknya sudah mendata tanaman pangan yang terendam banjir. Jumlahnya cukup banyak, bahkan mencapai ratusan hektar.

 "Dari data yang kami peroleh, tanaman pangan padi sawah yang terendam banjir sebanyak 166 hektar dan padi gogo sebanyak 50 hektar,” kata Muhammad Hasbi.

Selain padi, Dinas TPHP juga sudah menerima laporan adanya tanaman jagung dan tenaman kadelai yang terendam banjir. “Kedelai 20 hektar dan jagung 30 hektar,” kata Muhammad Hasbi.

Dijelaskan Muhammad Hasbi, lahan pertanian yang terendam banjir itu berada di lima kecamatan dalam Kabupaten Bungo. Kecamatan Tanah sepenggal, Tanah Sepenggal Lintas,Jujuhan Ilir, Bathin III dan Tanah Tumbbuh.

“Untuk saat ini kita hanya monitor, kalau nantinya status menjadi pusat maka kita akan usulkan untuk menggantikan bibit,” ujar Muhammad Hasbi.

Sebelumnya, banjir terjadi di Kecamatan Jujuhan dan jujuhan ilir selain merendam 114 rumah juga menyebakan satu rumah hanyut dan 20 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi.

Rumah yang terendam banjir di Jujuhan berada di Dusun Pulau Jelmu 225 rumah, Ujung Tanjung 147 rumah, Rantau Ikil 275, Sirih Sekapur 76 rumah dan Dusun rantau Panjang 15 rumah. sementara di Jujuhan Ilir Dusun Tepian Danto 88 rumah, Aur Gading 60 rumah dan Pulau Batu 28 rumah.(yad)





BERITA BERIKUTNYA
loading...