Lima Remaja Mabuk Lem Tikam Pedagang Sayur Hingga Tewas

Senin, 03 Desember 2018 | 22:28:13 WIB

()

 

Jambione.com,  Seorang penjual sayur di Tanjab Timur, bernama Bujang tewas secara menggenaskan ditusuk lima remaja yang mabuk lem, Senin (3/12/2018), kemarin sekitar pukul 15.00 Wib. Warga Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara terkapar bersimbah darah dengan kondisi perut robek akibat tusukan pisau.

 Sebelum menikam korban, kelima remaja yang mengaku tengah mabuk lem itu mengaku tersinggung karena dinasehati korban. Usai kejadian, dua dari lima pelaku yang masih di bawah umur berhasil diamankan anggota Polsek Mendahara.

Kasat Reskrim Polres Tanjabtim AKP Gokma, ketika dikonfirmasi via ponselnya membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Namun dia belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kasus ini, karena masih melakukan pemeriksaan.

“Memang benar ada kasus penikaman di Mendahara Tengah. Tapi kasus masih dalam pemeriksaan, jadi belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan imformasi yang dihimpun, kejadian ini berawal ketika Bujang memergoki kelima remaja tersebut tengah mabuk lem. Kemudian korban pun menasehati para pelaku agar menghentikan perbuatan tercela tersebut.

“Setelah dinasehati korban, para pelaku ini akhirnya pulang ke rumah. Tapi tak berapa lama kemudian malah mendatangi rumah korban, dan terjadilah peristiwa penikaman itu,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya. “Kejadiannya sekitar jam tiga sore lah,” tambahnya.

Hingga malam ini dua dari lima pelaku sudah diamankan di Polsek Mendahara. Namun sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian, baik soal kronologis kejadian maupun hasil pemeriksaan terhadap dua pelaku yang saat ini sudah diamankan di Polsek Mendahara.

“Kronologisnya masih simpang siur, belum dapat dipastikan. Besok saja lah biar lebih jelas,” kata Kasat Reskrim Gokma. Begitu juga saat Jambione.com mencoba mengkonfirmasi kapolsek setempat, handphone yang bersangkuta selalu terdengar nada sibuk.(zal)

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...