Tolak JC, Tapi Hakim Apresiasi Kejujuran Zola

Kamis, 06 Desember 2018 | 13:24:03 WIB

()

 

 

Jambione.com, Majelis hakim menolak permohonan gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola untuk menjadi justice collaborator (JC). Tapi hakim mengapresiasi kejujuran Zola terkait kasus penerimaan gratifikasi dan pemberian suap ke DPRD Jambi.
            "Majelis juga sependapat dengan jaksa menolak permohonan justice collaborator terdakwa," ujar hakim membacakan putusan Zumi Zola di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).
            Namun majelis hakim mengapresiasi Zumi Zola yang berterus terang dalam kasus ini. "Majelis hakim memberi apresiasi kepada terdakwa yang telah berterus terang, beritikad baik mengembalikan uang Rp 300 juta yang telah digunakan untuk umrah," sambung hakim.
            Zumi Zola divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan. Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan, pencabutan hak politik selama 5 tahun sejak Zola selesai menjalani hukuman pidana pokok. 
            Hakim menyatakan Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi yakni uang Rp 37.477.000.000, USD 173.300, dan SGD 100.000. Selain itu, hakim meyakini Zumi menerima satu unit mobil Toyota Alphard.
            Zumi Zola juga dinyatakan terbukti memberikan suap pada 53 anggota DPRD Jambi periode 2014-2019. Suap dengan total Rp 16,4 miliar diberikan sebagai duit ketok palu agar DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.
            "Setelah saya konsultasikan dengan penasihat hukum saya ucapkan terima kasih dan putusan saya terima," ujar Zumi Zola memberikan tanggapan atas vonis. (sumber: detik.com)





BERITA BERIKUTNYA
loading...