Siapkan Parkir Nontunai

Senin, 23 April 2018 | 10:50:20 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI- Untuk mengoptimalisasi parkir di Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi berencana membuat jenis parkir e-money atau non tunai.

Hal ini disampaikan Saleh Ridho Kepala Dishub kota Jambi  bahwa pihaknya sudah membuat aplikasi untuk parkir yang menggunakan sistem nontunai. Namun saat ini masih terkendala dengan alat atau tab yang digunakan untuk parkir non tunai.

"Saat ini Aplikasinya sudah kita buat, tinggal menunggu yang mau bekerjasama dalam hal ini. Kalau ada bank yang mau kerjasama untuk membeli tab/alat untuk parkir nontunai itu, pemkot tidak  perlu lagi mengeluarkan anggaran tersebut," kata Saleh Ridho, Minggu (22/4).

Menurutnya hal ini dilakukan untuk mengoptimalisasi PAD dari parkir di Kota Jambi. Selain itu mengurangi tingkat kecurangan yang dilakukan oleh juru parkir.

"Kalau sudah pakai alat, jukir yang sering berbohong menyetor setoran parkir akan berkurang dengan sistem ini," katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa nantinya jika sudah menggunakan sistem,  jukir tidak harus menyetor uang lagi ke Dishub. Karena setiap jukir nantinya akan dibuat seperti tab.

"Jadi mulai dari uang parkir yang masuk dari masyarakat secara tersistem akan diterima oleh Dishub melalui tab/alat dengan bank yang terlibat," ujarnya.

Namun saat ini pihaknya belum mengetahui berapa anggaran untuk membeli alat/tab tersebut. Saat ini berdasarkan data terdapat 398 Juru parkir yang tersebar di wilayah Kota Jambi. "Sebanyak 398 jukir ini rencananya akan dibelikan alat untuk parkir nontunai," ujarnya.

Jika memang belum ada bank yang mau bekerjasama. Maka pihaknya akan mengajukan hal ini pada anggaran 2019. Sehingga PAD Kota Jambi bisa meningkat.

"Sementara untuk tahun 2017 lalu PAD dari parkir mencapai Rp3,5 miliar," katanya.

Sementara ini, untuk mengatasi kecurangan yang masih sering dilakukan jukir,  pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk membantu Dishub agar terlibat dalam hal pengawasan. 

"Misalnya dengan meminta karcis saat memberikan uang parkir kepada jukir. Nanti kita juga akan berikan rompi kepada jukir dengan tulisan kalau tidak ada karcis gratis. Sehingga  masyarakat tidak segan lagi untuk meminta karcis kepada jukir," jelasnya.

Sementara itu, Ketua komisi III DPRD Kota Jambi Junaedi Singarimbun mengatakan bahwa dirinya menyetujui untuk parkir dengan sistem nontunai. Karena ini menjadi  tambahan PAD bagi Kota Jambi. 

"Nanti akan kita anggarkan tahun 2019, namun jika ada bantuan  kerjasama dari pihak bank itu lebih baik karena anggaran ini bisa kita gunakan untuk keperluan lain," katanya. (ali)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...