Pemkot Tetap Atasi Genangan

Kamis, 26 April 2018 | 10:12:41 WIB

Lokasi Drainase Tidak Berfungsi Karena Mengalami Penyempitan
Lokasi Drainase Tidak Berfungsi Karena Mengalami Penyempitan (Ali Ahmadi)

Jambione.com - JAMBI-Banjir atau genangan air yang terjadi saat hujan di beberapa titik di Kota Jambi langsung ditangani Dinas PUPR Kota Jambi. Padahal tidak semua banjir itu adalah wewenang Pemkot Jambi.


Bahkan terakhir genangan yang terjadi di Jl Arif Rahman Hakim, di depan UIN STS Jambi, Telanaipura, juga akhirnya diatasi Pemkot Jambi. Padahal status jalan itu adalah jalan provinsi. Termasuk drainase yang dibangun dengan dana APBD Pemprov Jambi tahun 2015.


Beberapa pembangunan drainase saat ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Hal itu karena setelah adanya pembangunan drainase tersebut, jalan-jalan di Kota Jambi banyak tergenang air.

Salah satunya adalah genangan besar yang terjadi di depan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifudin (UIN STS) Telanipura Kota Jambi beberapa hari lalu.


Air hujan tak mengalir sempurna ke drainse yang dibangun pemerintah. Pada saat hujan deras Jl Arif Rahman Hakim tersebut digenangi air lebih kurang lebih setengah lutut orang dewasa.

Fatri Suandri, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi mengatakan, air yang menggenang di Jl Arif Rahman Hakim tersebut disebabkan adanya penyempitan drainase, sehingga air hujan tidak mengalir sempurna. Genangan air memang sangat parah.

“Ini sudah kita bongkar, kita lihat masalahnya. Jalan ini statusnya milik Pemerintah Provinsi Jambi,” katanya, kemarin (25/4).

Penyempitan drainase diperparah dengan banyaknya sampah yang menumpuk sehingga air masuk dan keluar tidak seimbang. Ia mengaku ada beberapa wilayah mengalami hal yang sama, terjadi genangan saat turun hujan.

Dirinya mengatakan sudah mematahkan genangan-genangan tersebut di antaranya di kawasan Jelutung, Mayang dan juga Thehok.

“Faktor lain karena masyarakat kita masih berperilaku buang sampah sembarangan,” imbuhnya.

Ditambahkan Yunius, Kepala Bidang Sumberdaya Air Dinas PUPR Kota Jambi, jalan dan drainase di Jl Arif Rahaman Hakim tersebut berstatus milik Pemerintah Provinsi Jambi. Pembangunan dilakukan sekitar 2015 silam menggunakan APBD Provinsi Jambi.

“Karena itu jalan milik provinsi, aset provinsi, memang tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi,” katanya.

Yunius menyebutkan, pihaknya sudah melihat dan membongkar beberapa bagian drainse untuk melihat penyebab tersumbatnya aliran air. “Ini sudah kita lihat dan akan kita upayakan melakukan perbaikan,” katanya.

Kata Yunias, meski jalan dan drainase tersebut milik Provinsi, pihaknya akan mengambil sikap untuk melakukan perbaikan, sebab yang terdampak akibat penyempitan drainase itu adalah warga Kota Jambi.

“Sifatnya ini bencana, dan mendesak. Jadi kita bisa melakukan upaya pembenahan,” imbuhnya. (ali)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA
loading...