Awas! Beredar Surat Palsu Kelulusan CPNS 2018, Peserta Tes Diminta Teliti

Rabu, 19 Desember 2018 | 23:20:35 WIB

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi ()

 

 Jambione.com, Belakangan ini beredar Surat Tentang Rekomendasi /Rekonsiliasi Data CPNS Tahun 2018-12-01 No. 44/S/Tim Pengolahan/XI/2018 tanggal 29 November 2018, yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dipastikan bahwa surat yang beredar secara daring itu merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Aris Windiyanto mengungkapkan, surat tersebut bukan produk BKN. Karena itu diimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dan tidak mudah percaya atas informasi yang beredar, sebelum mengkonfirmasi kepada pihak terkait.

"Hati-hati, penyerahan hasil akhir seleksi CPNS 2018 oleh Panselnas kepada instansi belum dilaksanakan," ujar Aris, Selasa (18/12).

            Di era teknologi informasi seperti saat ini, lanjutnya, kecepatan peredaran informasi kadang bisa menjadi bumerang bagi siapapun yang mengaksesnya, terutama terkait informasi yang belum jelas kebenarannya. Berkaitan dengan itu masyarakat diajak untuk lebih teliti dalam memilah informasi. "Kami terbuka untuk menjelaskan kebenaran penyelenggaraan seleksi CPNS atau kegiatan sejenis yang mengatasnamakan BKN,” pungkas Aris. 

Sebelumnya, BKN sudah menjelaskan cara penghitungan nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Melalui media sosial resminya, BKN menyebutkan, bobot nilai SKD dan SKB masing-masing adalah 40 dan 60 persen. Sehingga, bobot nilai keseluruhan untuk lulus formasi yakni 100.

            Lantas bagaimana cara penghitungannya? Sebagai gambaran, jika pelamar mendapat nikai SKD 350, kemudian SKB 200, begini rumus penghitungan integrasinya: (350/500)*100*0.4 + (200/500)*100*0.6 28 + 24 = 52

            Hasil nilai tersebut, akan bertarung dengan pelamar lain satu formasi dan instansi. 
Kelulusan akan diraih jika pemilik nilai adalah satu-satunya peserta yang lulus passing 
grade (PG) awal sesuai PermenPANRB 37/2018 dengan kode P1/L, meski ada lawan yang lulus melalui perangkingan sesuai PermenPANRB 61/2018 kode P2/L.

Sementara itu, proses verifikasi dan validasi (verval) hasil SKD CPNS 2018 masih terus berlangsung di tengah tahap SKB. Panselnas dalam hal ini BKN melakukan verval sebelum masing-masing instansi mengumumkannya kepada publik.(sumber;jpnn)

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...