Rugikan Negara Rp 14 M, 20 Orang Penyelundup Baby Lobster Divonis 8 Bulan

Kamis, 03 Januari 2019 | 07:38:03 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI - 20 Orang pelaku penyelundupan Baby Lobster  sebanyak 100 ribu lebih dengan total kerugian negara mencapai Rp 14 miliar tersebut hanya di Vonis 8 bulam penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negri (PN) Jambi.

Ke 20 orang tersebut yakni, Agus Sunaryo, Suhendra, Junaidi, Robby Rosya Amir, Sudirman, Bayu Firmansyah, Muhammad Thahir, Arief Fadly, Agus Afandi, Novrieza Ariansyah, Nanang Hermawan, Imam Susanto, Mardi Apriyanto, Hendra Saputra, Van Anggi, Mustamar, Erik Irawan, Kader Tirta Yasa, Mardi Apriyatno, dan Yoswa.

Ketua Majelis Hakim, Edi Pramono dalam amar putusannya mengatakan menjatuji hukuman selama 8 bulan penjara kepada 20 orang tersebut.

"Menjatuhkan hukuman kepada saudara selama 8 bulan kurungan," aecara bergantian kepada 20 orang terdakwa tersebut.

Selain hukuman kurungan, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama denda Rp 1 miliar dengan subsider 15 hari."Dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka akan dignanti dengan pidana penjara selama 15 hari,"ungkapnya 

Selain itu, barang bukti baby lobster 100 ribu lebih telah dilepasliarkan di dua tempat yang berbeda yakni, di Pantai Padang Panjan dan Diperairan Berhala.

"Telah dilepaskan ke alamnya, dan sebagaimana mestinya," ungkapnya 

Atas putusan tersebut, Jaksa Rendy menyatakan akan pikir pikir terlebuh dahulu sebelum memutuskan banding atau kasasi. "Pikir pikir terlebih dahulu yang mulia," pungkasnya .

Vonis hakim tersebut lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa yakni 1 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subaidar 1 bulan penjara.

Mereka dijerat sebagaimana pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) Jo pasal 106 Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dan Undang-undang Republik Indonesia nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 64 ayat (1) KUHP Jo pasal 53 KUHP. (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...