Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Kasus IUP Sarolangun

Selasa, 08 Januari 2019 | 09:34:54 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI - Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia akhirnya menetapkan enam tersangka kasus Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara di Kabupaten Sarolangun seluas 400 Hektar (Ha). Dari rilis yang diterima dari Kekagung, tersangka yang ditetapkan kejagung berjumlah enam orang. 

Kapuspenkum Kejagung, Mukri ketika dikonfirmasi membenarkam pihaknya  telah menetapkan tersangka kasus IUP Sarolangun.

"Iya, sudah kita tetapkan sejak, Senin (7/1/2019)," katanya, Selasa (8/1/2019)

Keenam teraangka tersebut yakni, BM Direktur Utama PT. Indonesia Coal Resources, MT (Pemilik PT. RGSR/ Komisaris PT. Citra Tobindo Sukses Perkasa), ATY (Direktur Operasi dan Pengembangan, AL (Direktur Utama PT. Antam, HW (Senior Manager Corporate Strategic Development PT. Antaam, MH (Komisaris PT. Tamarona Mas International).

"Mereka yang selama ini telah diperiksa tim kejagung," ujarnya. 

Kasus IUP Batubara dan jual beli saham di Kabupaten Sarolangun seluas 400 hektar diduga merugikan negara Rp 92,  5 M. 

Kasus ini melibatkan petinggi PT Antam dan pengusaha lokal Jambi. 

 Mukri menjelaskan, dalam kasus ini Direktur Utama PT Indonesia Coal Resources (PT ICR), anak perusahaan PT Antam bekerjasama dengan PT Tamarona Mas International (PT TMI) selaku Kontraktor dan Komisaris PT Tamarona Mas International (PT TMI), telah menerima penawaran penjualan/pengambilalihan izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP) batubara atas nama PT Tamarona Mas International seluas 400 Ha yang terdiri dari IUP OP seluas 199 Ha dan IUP OP seluas 201 Ha.

Kemudian, diajukan permohonan persetujuan pengambilalihan IUP OP seluas 400 Ha (199 Ha dan 201 Ha) kepada Komisaris PT ICR melalui surat Nomor: 190/EXT-PD/XI/2010 tanggal 18 November 2010 kepada Komisaris Utama PT ICR, perihal Rencana Akuisisi PT TMI dan disetujui dengan surat Nomor: 034/Komisaris/XI/2010 tanggal 18 November 2010 perihal Rencana Akuisisi PT TMI.

Dalam kenyataannya, PT TMI mengalihkan IUP OP seluas 199 Ha dan IUP Eksplorasi seluas 201 Ha sesuai surat Nomor: TMI-0035-01210 tanggal 16 Desember 2010 perihal Permohonan Perubahan Kepemilikan IUP Ekplorasi seluas 201 Ha dari PT. TMI kepada PT. Citra Tobindo Sukses Perkasa (PT CTSP)(isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...