Gelapkan Pajak, Direktur PT JJM Bakal Disidang

Jumat, 08 Februari 2019 | 10:39:16 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBI - Direktur PT Jambi Jaya Makmur (JJM) perusahaan yang bergerak di pengadaan minyak solar non subsidi, Sunardi tersangka penggelapan pajak yang telah merugikan negara Rp 3,1 miliar (m) tersebut di limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Pelimpahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri (Kejari) Jambi ke Pengadilan Tipikor tersebut dilakukan, Kamis (7/2/2019) siang.

Kasi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Lexy Paratani mengatakan pelimpahan tersebut dilakukan JPU ke pengadilan Tipikor setelah dirasa semua lengkap sehingga harus di limpahkan untuk segera di persidangkan. "Tadi, jaksa limpahkan ke Tipikor," katanya.

Lexy menegaskan nantinya, jaksa yang akan menagani kasus tersebut sebanyak delapan orang yakni, I Putu Eka Suyanth, Insyayadi, Fachrul Rozi, Hakim Albana, Handoko, Roniul Mubaroq, Ferdy, dan Safei. "Delapan Jaksa, dari Kejati dan Kejari," ungkapnya.

PT JJM  yang beralamat di Jalan Amangkurat,  No 31, Rt 07, Kelurahan Tanjung Sari, Jambi Timur Kota Jambi tersebut disangka dengan undang undang perpajakan Pasal   39  ayat  (1)  huruf  d Jo pasal 39a undang – undang Republik Indonesia No 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan sebagaimana   telah  diubah terakhir dengan undang –undang Republik Indonesia No. 16 tahun 2009.

Untuk diektahui tersangka diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan yaitu meyampaikan surat pemberitahuan dan atau keterangan yang berisi tidak benar dan menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

Cara yang dilakukannya yakni denhan menyampaikan SPT masa pajak pertambahan nilai (PPN) ke kantor tersebut dan menerbitkan faktur – faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya dilakukan sejak bulan Oktober 2013 hingga Juni 2015. Akibat perbuatannya telah merugikan Negara lebih kurang sebesar Rp. 3.128.293.293 miliar.(isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...