Enam Paket Sabu Siap Diedarkan Dilapas Klas II A Jambi, Ini Peran Sipir

Jumat, 08 Februari 2019 | 14:26:34 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI -- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi mengungkap sindikat peredaran dan pemasokan Narkotika jenis sabu ke para nara pidana (Napi) di dalam Lapas Klas II A Jambi.

Dalam pengungkapan kali ini, Ditresnarkoba Polda Jambi mengungkap peran sipir yang memasok sabu kedalam lapas selama ini.

Dirnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Ela Wahyudianta mengatakan pengungkapan para tersangka tersebut berdasarkan informasi yang dihimpunya selama ini. "Informasi itu dari masyarakat awalnya kita mengungkap dua orang sebelum menangkap sipir," katanya.

Kedua orang yang juga tersangka tersebut yakni Rando Afrizal (27) dan Hidayat (27) keduanya merupakan warga RT 19, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. "Kita amankan keduanya di RT 30, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kamis (7/2/2019) sekitar pukul 16.00 wib," ungkapnya.

Kemudian papar, Eka, pihaknya melakukan pengembangan. Dari keterangan dua tersangka tersebut. Ditemukan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu yang akan di antarkan ke Hendra (Sipir Lapas Klas II A Jambi). "Paket sabu yang dimasukan kotak teh dan jaket warna biru dongker tersebut berjumlah enam paket," ungkpanya.

Masih dari keterangan dua tersangka, Afrizal dan Hidayat. Menurut keterangan keduanya. Sabu tersebut pesanan MR X yang merupakan Napi di lapas Klas II A Jambi. "Keduanya mengaku diperintah MR X untuk mengantarkan paket sabu itu ke Hendra (Sipir Lapas, Red)," ungkap Eka.

Setelah mendapat keterangan lengkap dari Afrizal dan Hidayat, Tim Ditresnarkoba Polda Jambi tersebut segera bergerak cepat. Dihari yang sama, Kamis (7/2/2019) sekitar pukul 19.00 wib tim kembali melakukan penangkapan satu orang lagi Yakni Hendra di Depan Rumah sakit (RS) Raden Mattaher  Jambi."Kita amankan malam itu juga," jelasnya.

Dari keterangan Hendrawan dirinya diminta untuk mengambil sabu atas perintah Napi bernama IIN untuk mengambil paket sabu tersebut. "Saya diperintahkan untuk mengambil sabu," ungkapnya.

Kemudian tim melakukan pengembangan terhadap MR X Namun gagal. "Gagal tim mengembangkan untuk MR X," pungkasnya. (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...