Lakukan Investasi Bodong, Devi Ditahan

Breaking News !!! Korban Investasi Bodong Gelandang Penipunya ke Mapolresta

Minggu, 10 Februari 2019 | 15:39:30 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI -- Devi, warga Perumahan Aston Villa, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi dibawa paksa korban penipuannya ke Mapolresta Jambi. Para korban yang mencapai puluhan orang minta pertanggung jawaban Devi  Minggu (10/2/2019).

Devi diduga telah melakukan penipuan dengan modus investasi bodong. Kepada para korbannya Devi menjanjikan uang kembali dua kali lipat dalam kurun  waktu dua minggu.

Salah satu korban, Ralang, yang juga ibu rumah tangga (IRT) mengatakan dirinya tertipu Rp 15 juta. "Awalnya saya dijanjikan uang akan kembali dalam waktu seminggu paling lama. Tapi kenyataanya tidak," katanya.

Ia juga menegaskan, sebelumnya ia ikut berinvestasi dengan nilai Rp 500 ribu. "Dalam waktu seminggu paling lama, kalau pas saya ikut yang kecil dulu  kembali uangnya jadi Rp 800 ribu. Dan kembali memang," ungkapnya.

Namun, kata dia, setelah semakin banyak dan investasi dalam jumlah besar, uangnya tidak kembali.  " Iya, awalnya lancar tapi setelah investasi jumlah besar ternyata macet,"paparnya.

Investasi tersebut telah diikuti sejak 2 bulan lalu. Namun selama 2 bulan tersebut baru akhir-akhir ini macet.  "Awalnya lancar nian dan tepat waktu malah kadang belum tepat waktu tapi sudah dicairkan. Saya ikut dua bulan sudah," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Yuyan Priatmaja mengatakan saat ini tersangka tersebut telah ditahan di Mapolresta Jambi sejak tadi pagi. " Iya saat ini tsk udah di tahan," katanya.

Menurut Yuyan, tersangka tersebut melalukan aksinya dengan modus Investasi uang kembali dengan kisaran tertentu."Modus investasi bohong Di janjikan 2 minggu keuntungan 100%, namun tidak ada," ungkapnya.

Ditegaskan, saat ini tersangka yang melaporkan ke Mapolresta Jambi baru satu orang dari jumlah korban yang mencapai puluhan orang. "Baru satu, dari 30 orang itu," pungkasnya.(isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...