Tiga Penyelundup Sabu Jaringan Malaysia

Rabu, 06 Maret 2019 | 08:25:37 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI - Tiga tersangka penyelundup narkotika jenis sabu sabu yang ditangkap Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jambi ternyata satu komplotan. Ketiga tersangka masih satu jaringan sinsikat narkoba internasional dari Malaysia. Ketiga tersangka yakni, Nur'aita (39) warga Batam, Denis Agus Maryono (33) warga Desa Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, Provinsi Kepri dan Ristiyadi (27) warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan para tersangka tersebut merupakan satu jaringan. Sabu sabu yang mereka bawa dari satu sumber, yakni dari sindikat jaringan narkoba Malaysia. ‘’ Mereka  bergerak secara terpisah dan dengan modus yang berbeda saat membawa sabu,’’ katanya, Selasa (5/3) kemarin.

Heru menjelaskan, sabu yang dibawa ketiga tersangka tersebut bersumber dari Malaysia yang dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur laut ke Batam. Setibanya di Batam, diduga ada seseorang yang menjadi koordinatornya. ‘’ Ketiga tersangka memang tudak saling kenal. Modus mereka membawa sabu ke Jambi juga berbeda, berdasarkan perintah sang koordinator,’’ kata Heru lagi.

Menurut dia, Nur'aita, membawa sabu melalui jalur laut dari Batam menuju Tanjung Jabung  Barat. Kemudian melalui jalur darat menuju Jambi. " Dia kita tangkap pada 25 November lalu," ucapnya.

Sementara dua tersangka lagi, Denis Agus Maryono  dan Ristiyadi ditangkap beberapa hari lalu di bandara Sultan Thaha STS Jambi. "Kita amankan di bandara. Kita sebenarnya ada target besar. Tapi kita amankan ini dulu," ungkapnya.

Menurut Heru, pihaknya juga telah melakukan koordinasi untuk mengatasi persoalan sabu melalui jalur bandara. "Kita sudah ada komunikasi dengan semua pihak yang ada di bandara,"pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BNNP Jambi meringkus Nur'aita (39) di Desa Suban, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjab Barat. Tepatnya di Jalan Lintas Jambi- Pekanbaru depan Pos Patroli Jalan Raya. Saat itu dia dalam perjalanan dari Riau menuju Jambi naik mobil Travel, Kijang Innova nopol E 1626 RL.

Menurut KTP nya, Nur’aita beralamat di Sekupang,  Batam, Kepri. Statusnya sebagai ibu rumah tangga. Dari tangan Nur’aita BNNP Jambi menyita barang bukti setengah kilogram sabu sabu. Dari hasil pemeriksaan Nur’aita inilah anggota BNNP melakukan pengembangan penyidikan dan berhasil meringkus dua tersang lainnya, Denis Agus Maryono dan Ristiyadi.

Keduanya ditangkap di Bandara Sultan Thaha Jambi, Sabtu (2/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Ketika itu, keduanya baru turun dari pesawat Lion Air dari Batam. Dari kedua tersangka disita 200 gram sabu sabu yang dipisah menjadi enam paket. Dikemas dalam plastik bening dan dibungkus dengan kondom. Masing masing tersangka menyimpan tiga paket sabu tersebut dalam dubur alias anusnya.

Dalam pemeriksaan ketiga tersangka mengaku mendapat upah Rp 5 juta per orang membawa sabu tersebut ke Jambi. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 uu RI No 35 Tahun 2009. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara. (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...