BRG RI Luncurkan Desa Peduli Gambut

Rabu, 10 April 2019 | 21:21:25 WIB

()

 

Jambione.com-Kepala Badan Retorasi Gambut RI, Nazir Foead, meluncurkan Desa Peduli Gambut (DPG) di Kabupaten Muarojambi.  Peluncuran dilakukan di Desa Betung Kecamatan Kumpe Hulu Rabu (10/04/ 2019) kemarin.

            Kegiatan restorasi bersama masyarakat ini juga dilakukan dalam program Desa Peduli Gambut (DPG) untuk mengedukasi dan mendampingi masyarakat desa dalam mengelola lahan gambut tanpa bakar serta berupaya memasukkan upaya restorasi gambut ke dalam kebijakan desa. Pada 2019 program DPG akan dilakukan di 8 desa/kelurahan. 

            Rencana PIPG (Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut) dan kegiatan revitalisasi ekonomi masyarakat tahun 2019 ini akan dilaksanakan di 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Muarojambi, Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat meliputi KHG Sungai Batanghari – Sungai Air Hitam Laut, KHG Sungai Batanghari – Sungai Kumpeh, KHG Sungai Mendahara – Sungai Batanghari, KHG Sungai Pangabuan – Sungai Baung dan KHG Sungai Baung – Sungai Betara.

            Regiatan revitalisasi ekonomi yang akan dilaksanakan ini, meliputi budidaya ayam kampung dan ayam petelur dan budidaya lebah madu yang direncanakan akan dilaksanakan di wilayah sekitar Taman Nasional Berbak Sembilang. Sementara kegiatan yang lain akan ditentukan berdasarkan potensi yang ada di desa masing-masing jenis kegiatan dapat berbasis lahan, air ataupun jasa lingkungan di sekitar.

            Menurut Nazir, gambut adalah lahan yang potesial untuk menyimpan air dan karbon. Tapi kalau dikeringkan dan terlalu kering airnya akan hilang. Persediaan air tidak ada. Jika terbakar akan susah dipadamkan.

            “Maka dibuatlah program restorasi gambut, yang memperbaiki gambut dan menjaga kebasahannya. Kanal yang sudah dibuat untuk mengeringkan kita tutup dan kita buat sekat kanalnya. Dan selain membasahi gambut kita juga buat program untuk meningkatkan fungsi dari masyarakat dan tentunya bersama kementerian lingkungan hidup dan Pemprov dan pemkab,”jelasnya.

            Nazir berharap bisa dipertahankan kadar air sehingga di musim kemarau, tahun ini tetap lembab dan tidak mudah terbakar. “Nah, sekarang kita sedang melihat program revitalisasi, rewetting, dan revegetasi, ada banyak macam pertanian dan perternakan yang menjadi program,”tambahnya.

            Bupati Muarojambi, Masnah Busyro,  mengucapkan terimakasih kepada Badan Restorasi Gambut RI atas program yang dilakukannya ,”Kami mengucapkan terimakasih kepada BRG RI, yang telah memberikan bantuan berupa program yang kita lihat saat ini, bantuan sapi dan ada juga seperti itik, jadi itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,”tutupnya.(jo1)

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...