Polisi Tangkap Dua Tersangka, Satu Orang Lagi PNS Menyerahkan Diri  

Pembakar Kotak Suara Ternyata PPL dan Caleg

Senin, 22 April 2019 | 07:26:48 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

 

JAMBI- Pelaku pembakaran 13 Kota dan surat suara Pemilu serentak 2019 di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jumat (18/4) lalu ternyata Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dan oknum Calon anggota Legislatif (Caleg).

Ini terungkap setelah Tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Kerinci dibackup personil Brimok Polda Jambi berhasil menangkap dua orang pelaku, Minggu (21/4), sekitar pukul 08.00 WIB.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni Robin Janet alias Robin (31), warga Desa Tanjung Karang, RT02, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Robin diketahui merupakan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Satu pelaku lagi Khairul Saleh alias Saleh (53) yang merupakan Caleg PDIP, warga Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kabupaten Kerinci.

Keduanya ditangkap di lokasi berbeda. Robin ditangkap di lokasi kejadian pembakaran kotak dan surat suara. Sedangkan Saleh Iaditangkap saat bersembunyi di rumah warga di Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci. “Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi, Minggu (21/4). 
Selain dua tersangka, menurut Edi, ada satu orang lainnya yang menyerahkan diri ke Polres Kerinci. Yakni Azwarlis alias Pak Eka (55), warga Desa Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Namun sampai tadi malam Azwarlis yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih berstatus saksi. “Ketiganya saat ini diamankan di Polres Kerinci guna proses lebih lanjut,” ujar Edi.

Lalu bagaimana peran dan motif pembakaran? Edi mengatakan masih melakukan pendalaman. "Masih kita dalami perannya masing masing. Saat ini ketiganya masih diperiksa secara intensif," katanya.

Edi juga mengatakan, saat ini situasi dan kondisi di Sungai Penuh, khususnya di Tempat kejadian Perkara (TKP) sudah aman terkendali. "Situasi sudah kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya pada Kamis 18 April 2019 dini hari, ditemukan 15 kotak suara pemilu di tiga TPS di di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Pembakaran belasan kotak suara tersebut berawal saat panwascam dan anggota linmas yang melaksanakan kegiatan penyelesaian administrasi di TPS pada pukul 03.30 WIB.

Kemudian pada pukul 04.00 WIB, tiba-tiba listrik padam. Terjadilah lemparan batu ke atap TPS yang dilakukan oleh orang tidak dikenal. Selanjutnya pukul 04.15 WIB, sekelompok orang mendatangi TPS 1, 2, dan 3 yang berlokasi di SDN 063/XI Koto Padang. Mereka langsung membakar 13 kotak suara yang berisi kertas suara pemilu.

Ketika terjadi pembakaran oleh sekelompok orang, anggota KPPS berlarian meninggalkan TPS untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapan soal Caleg PDIP yang diamankan terkait pembakaran kotak san surat suara di Sungai Penuh. Beberapakali dihubungi via ponsel tadi malam tidak diangkat. (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...