Sipir Jadi Kurir Sabu, Kakanwil: Evaluasi Kalapas Tungkal

Kamis, 25 April 2019 | 15:49:39 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI  - Paskapenangkapan Rido Tabrani, sipir di Lapas Klas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Kakanwil Kemenkumham Jambi akan evaluasi Kalapas.

"Ini preseden buruk bagi kita, kita akan lakukan evaluasi besar-besaran di Lapas. Termasuk Kalapas (Tungkal)," kata Kakanwil Kemenkumham Jambi, Agus Nugroho Yusuf , Kamis (25/4/2019) di paskapertemuan tertutup dengan kepala BNNP Jambi.

Agus menegaskan selain evalusi akan ada skema yang nantinya dibahas untuk menangani pesroalan sabu yang banyak melibatkan sipir di lapas."Kita juga akan rumuskan formasi penanganan," sebutnya.

Ia menyebutkan yang dilakukan sipir tersebut merupakan pelanggaran berat dan melanggar sumpah sipir. "Melanggar peraturan perundang undangan yang ada," tutupnya.

Untuk diketahui sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Ridho Tabrani yang berperan sebagai pengguna dan kurir sabu tersebut ditangkap BNNP Jambi, Selasa (23/4/2019).

Selain sipir lapas Tungkal tiga napi juga turut jadi tersangka yakni Alwi, Angga dan Madi.  Ketiganya merupakan penghuni lapas dan satu blok.

BNNP Jambi juga mengamankan Agus dan Rohman merupakan yang membawa pesanan sabu dari P di Riau posisinya

Informasinya, penangkapan itu dilakukan saat dua tersangka Agus dan Rohman  di jalan lintas Riau Jambi, Selasa (22/4/2019) sekitar pukul 10.00 wib membawa sabu seberat 1 ons dari Riau dan diamankan di perjalanan menuju tempat transaksi dengan sipir.

Saat itu langsung dilakukan pemancingan sehingga berhasil mengamankan sipir lapas. Dari sipir lapas kemudian dikembangkan dan mengamankan tiga napi di lapas tersebut. (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...