Jambret Kabur Saat Di-BAP, Dua Personel Polsek Jamsel Diperiksa Propam

Sabtu, 11 Mei 2019 | 17:07:36 WIB

(ist/Jambione.com)

JAMBI -- Dua pesonel jaga Polisi Resort (Polsek) Jambi Selatan (Jamsel) diperiksa tim Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jambi dan Polresta Jambi. Hal itu akibat kelalaian dua personel yang melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pelaku jambret yang kabur yakni, Mutaqin. 

Mutaqin (24) merupakan warga Ulu Gedong, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi yang merupakan pelaku penjambretan emas seberat 2 suku pada, Kamis (18/4/2019) sekitar pukul 10.45 WIB.

Menurut sumber Jambi One di Polsek Jambi Selatan mengatakan dua personel Polsek Jambi Selatan telah diperiksa Propam Polda dan Polresta setelah kejadian tersebut terjadi. "Dipanggil Propam dia berdua,"katanya.

Namun sumber tersebut tidak ingin menyebutkan siapa dua personel yang diperiksa propam tersebut. "Yang jelas diperiksa propam. Gitu aja lah," katanya singkat.

Terkait hal itu, Panit Reskrim Polsek Jambi Selatan, Iptu Barmawi membenarkan jika dua personel di Polsek Jambi Selatan tersebut diperiksa propam atas larinya pelaku yang sedang di-BAP. "Sudah diperiksa propam Polda dan Polresta," katanya.

Barmawi menceritakan kejadian kaburnya pelaku jambret saat di-BAP tersebut. Pelaku tersebut di-BAP setelah diserahkan warga yang menangkap pelaku dan membawanya ke Polsek sekitar pukul 10.45 WIB. "Diserahkan warga ke polsek, terus ditahan di sel belum sempat di-BAP karena sibuk waktu itu masalah pam pemilu di TPS," ungkapnya.

Baru sore harinya pelaku dilakukan BAP oleh dua petugas penjagaan Polsek Jamsel. Setelah dilakukan pemeriksaan beberapa waktu dan saat itu waktu menjelang magrib. "Proses BAP dihentikan terlebih dahulu. Namun waktu itu dimanfaatkan pelaku untuk kabur melalui jendela yang tidak jauh dari tempat BAP," ungkapnya. 

Saat itu, di Polsek Jambi Selatan hanya ada dua personel yang bertugas melakukan penjagaan. Sedangkan sisanya melakukan pengamanan di TPS penghitungan suara. "Pengamanan yang lainnya karena sprintnya waktu itu seperti itu," ujarnya.

Dia menegaskan saat ini pihaknya  mendapat tugas lumayan berat. Yakni melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri itu. "Kita masih melakukan pencarian terhadap pelaku itu," tandasnya.

Terkait hal tersebut Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya termasuk melakukan pemeriksaan anggota yang berjaga di kedua polsek tersebut."Kita sudah minta Kabid Propam untuk melakukan tindakan," katanya, Rabu (8/5/2019).

Kapolda juga menegaskan sangsi tegas akan diberikan kepada para jajaran yang telah lalai tehadap tugasnya tersebut."Sanksi tegas nanti akan ada setelah hasil dari Propam. Propam yang tangani," ujarnya.

Tidak hanya melakukan pendisiplinan kepada anggota yang lalai, tetapi upaya penangkapan kepada para pelaku tersebut saat ini tengah diupayakan. "Tim sudah kita turunkan untuk melakukan pengejaran kepada para tersangka yang kabur tersebut," tandasnya.

Untuk diketahui, pada Kamis (18/4/2019) srkitar pukul 10.45 wib lalu pelaku pencurian dengan kekerasan bernama Mutaqin (24) warga Ulu Gedong, Rt 01, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi dengan laporan SPKT Polsek Jambi Selatan dengan nomor LP/B-185/IV/2019/SPKT III Polsek Jambi Selatan tersebut diduga kabur saat dilakukan BAP oleh tim Polsek Jambi Selatan dengan kondisi tangan  terborgol.

Mutaqin diamankan warga saat melakukan aksinya pencurian dan kekerasan kepada seorang ibu rumah tangga berinisial MW yakni emas seberat 2 suku dengan total nilai Rp 7 juta.

Kemudian pada, Minggu (4/5/2019) sekitar pukul 04.00 wib dinihari tahanan di Polsek Jelutung Kota Jambi, empat orang tahanan kabur dari ruang sel penahanan melalui pintu pagar utama.

Dua dari empat tahanan tersebut diduga  yakni Riyan Rivai tersangka penggelapan mobil dan Ari Wibowo tersangka pembobol kotak amal Masjid Darussalam dan Musala Darussalam sedangkan dua lagi belum diketahui inisialnya. (isw)

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...