Sabu Rp 1,2 M Disimpan dalam Ban Serep Diselundupkan dari Aceh, Mau Diedarkan di Jambi

Rabu, 22 Mei 2019 | 08:05:02 WIB

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menggagalkan penyelundupan 1,2 Kilogram (Kg) narkotika jenis sabu yang hendak dipasok dan diiedarkan di Jambi. Sabu senilai Rp 1,2 Miliar itu disimpan di dalam ban serep mobil Toyota Avanza. Bersama barang bukti, Polisi juga meringkus tiga orang tersangka. Semuanya warga Aceh.

Satu dari tiga tersangka diketahui mantan kepala desa (kades) di Desa Mana Tunong, Kecamkatan Muara Batu, Aceh Utara. Dia bernama Mukhtar Intan (54). Dua tersangka lagi, yaitu Ismuar (46) diketahui sebagai badar, dan Syafrudin Abullah (60) sopir serep. Ketiganya menyelundupkan sabu ke Jambi menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver nopol BK 1953 ZW.

Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS mengatakan, ketiga tersangka ditangkap pada Selasa (14/5) pekan lalu, sekitar pukul 18.30 Wib. Mobil yang ditumpangi ketiga tersangka distop dan digeledah anggota Ditresnarkoba Polda Jambi di kawasan Jembatan Aur Duri, perbatasan  Muarojambi- Kota Jambi.

 ‘’ Sabu tersebut diketahui berasal dari Malaysia. Masuk ke Indonesia melalui Aceh, kemudian diselundupkan ke Jambi. Rencananya sabu seberat 1,2 kilo itu mau diserahkan kepada seseorang di Kota Jambi untuk diedarkan pada saat lebaran nanti,’’ jelasnya.

Muchlis mengungkapkan, penangkapan tiga tersangka penyelundup sabu ini berawal dari informasi masyarakat. Pada Selasa pekan lalu, Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi ada mobil Avanza warna silver nopol BK 1953 ZW diduga membawa narkotika jenis sabu tujuan Jambi. Mobil tersebut  berangkat dari Aceh melalui Sumatera Utara-Riau-Tanjung Jabung Barat-Muaro Jambi-Kota Jambi.

Setelah memastikan informasi itu, Tim Opsnal Subdit III Ditresnakoba Polda Jambi lalu melakukan pengintaian. Sekira pukul 18.30 WIB, mobil Avanza BK 1953 ZW melintas di gapura perbatasan Kota Jambi-Kabupaten Muaro Jambi, dan langsung dihentikan oleh petugas kepolisian. 

Saat itu, tiga orang tersangka di dalam mobil tidak mengaku membawa sabu. Meski sudah diinterogasi, jawaban mereka tidak memuaskan petugas. Lalu ketiganya dibawa

ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk dilakukan tes urine. Hasilnya urine ketiganya positif mengandung methamfethamine. Namun saat dilakukan penggeledahan badan, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. 

Keesokan harinya, Rabu (15/5), penggeledahan kembali dilanjutkan. Mobil yang digunakan tersangka dibawa ke sebuah bengkel di Kota Jambi. Saat dilakukan pengecekan terhadap ban serap mobil, barulah ditemukan barang bukti narkotika yang dililitkan pada velg bagian dalam.

Para tersangka akhirnya mengakui membawa narkotika jenis sabu tersebut merupakan pesanan warga Kota Jambi. ‘’Dalam pemeriksaan, sebelumnya ketiga tersangka mengaku sudah poernah memasok 1 kg sabu. Barang tersebut diedarkan di Kabupaten Sarolangun,’’ katanya.

Guna proses lebih lanjut, saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolda Jambi. Muchlis mengatakan, menjelang lebaran ini pihaknya akan terus rutin melakukan antisipasi penyelundupan narkotika ke Jambi. Menurut dia, sabu akan lebih banyak beredar dan diduga akan digunakan untuk pesta lebaran. " Jelang lebaran ini peredarannya meningkat sekali," pungkasnya.(isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...