Putusan Banding Untungkan Wendi Leo , Jaksa Kasasi

Rabu, 12 Juni 2019 | 08:10:07 WIB

(ist/Jambione.com)

 

JAMBI- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi akhirnya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jambi yang membebaskan Wendi Leo dari Uang Pengganti (UP).

"Kita banding karena putusan PT itu membebaskan terdakwa dari UP yang dijatuhkan majelis hakim Rp 6 miliar," kata Jaksa Insayadi saat dikonfirmasi Jambi One, Selasa (11/6/2019).

Sementara itu, terkait dengan hukuman penjara terdakwa, putusan PT menyatakan tetap seperti putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi yakni 2,5 tahun. "Kalau hukuman sama dengan putusan setingkatnya (Pengadilan Tipikor)," sebutnya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Elvisnardi saat dikonfirmasi terkait hal itu mengaku belum.mengetahui jika jaksa melakukan kasasi atas putusan PT. "Belum tahu saya kalau kasasi jaksa. Soalnya belum ada pemberitahuan ke kita," ungkapnya singkat.

Terpisah, sumber Jambi One terpercaya di Pengadilan Tipikor Jambi mengatakan jaksa mengajukan kasasi tersebut pada, Selasa (11/6/2019). "Hari ini mereka masukkan hari terakhir,"katanya.

Dia menyebutkan Jaksa melakukan kasasi atas perkara terdakwa Wendi Leo. Sedangkan terdakwa lainnya memilih menerima. "Yang banding kemarinkan cuman Wendi Leo, yang lain incracht," sebutnya.

Untuk diketahui putusan PT Jambi tersebut keluar pada,  27 Mei 2019 lalu yang meringankan terdakwa yakni memutus terdakwa dengan hukuman penjara salama 2,5 tahun dan membebaskan uang pengganti yang dibebankan kepada terdakwa sebanyak Rp 6 miliar.

Seperti diektahu Wendi Leo Heriawan divonis 2,5 tahun penjara dan uang pengganti (UP) Rp 6 M pada Rabu (20/3/2019) oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Selain itu, Wendi dikenakan uang pengganti sebanyak Rp 6 miliar dan dikurangi uang yang telah dikembalikan terdakwa senilai Rp 1,4 miliar.

Jika uang pengganti tidak dibayar setelah putusan tetap, maka harta bendanya disita untuk mengganti kerugian negara. Namun jika tidak cukup maka diganti dengan kurungan 1 tahun penjara.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni Wendi ditutut 3 tahun, dan denda Rp 50 juta subsider 3 bukan penjara. Selain itu, Wendi juga dikenakan uang pengganti (UP) Rp 4,660,592,228,79 miliar subsider 2 tahun. 

Sementara itu, terdakwa lainnya yakni Sabar Barus, Hendy Kusuma, dan Ery Dahlan divonis berbeda."Sabar Barus divonis 1,5 tahun penjara dan Hendy Kusuma dan Ery Dahlan 1 tahun penjara," paparnya.

Hakim juga meminta semua alat-alat yang tiddak terpakai untuk dikembalikan ke Dinas PUPR Tanjungjabung Barat agar dapat diigunakan.

Dalam kasus ini, keempat terdakwa dinyatakan telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 18 miliar. Kerugian negara timbul setelah para terdakwa mengambil alih seluruh pekerjaan jasa konstruksi pembangunan sarana air bersih Tebing Tinggi, Kuala Tungkal, Tanjungjabung BaratTahun 2009. Dalam kasus ini terdapat perpindahan kontrak yang dikerjakan oleh satu perusahaan, ke perusahaan lainnya.(isw)

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...