Banyaknya Manfaat Pucuk Daun Jambu Biji Bagi Kesehatan

Minggu, 16 Juni 2019 | 16:08:13 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

Pucuk daun jambu biji memiliki berbagai manfaat kesehatan. Pucuk daun jambu biji  kecenderungan untuk menurunkan kadar gula darah tanpa meningkatkan produksi insulin. Bahkan, pucuk daun jambu biji dapat digunakan seperti obat karena dapat menyembuhkan penyakit, Salah satunya adalah mengobati diare, mencegah diabetes, mengobati demam berdarah dan masih banyak lagi manfaatnya. Pucuk daun jambu biji segar kaya akan zat seperti vitamin C antioksida dan flavonal yang disebut querceting digunakan sebagai pereda rasa sakit alami.

Diare merupakan sebuah kondisi ketika pengidapnya melakukan buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya, diare juga ditandai dengan kondisi fases yang lebih encer dari biasanya. Penyakit ini biasa berlangsung selama beberapa hari dalam kasus tertentu bisa berlangsung hingga berminggu-minggu.

Ada beberapa gejala yang diakibatkan diare seperti Fases lembek dan cair, nyeri dan kram perut, mual dan muntah, nyeri kepala, Kehilangan nafsu makan, Haus terus menerus, demam, dehidrasi, darah pada fases.

Dehidrasi merupakan gejala paling umum yang menyertai diare. Pada anak-anak, diare dapat ditandai dengan jarang buang air kecil, mulut kering, serta menangis tanpa mengeluarkan air mata. Pada keadaan dehidrasi berat, anak dapat terlihat cenderung mengantuk, tidak responsif, mata cekung, serta kulit perut yang dicubit tidak kembali dengan cepat. Sedangkan tanda dehidrasi pada orang dewasa, antara lain kelelahan dan tidak bertenaga, kehilangan nafsu makan, pusing, mulut kering, serta nyeri kepala.

Diare pada umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus atau parasit. Setelah itu, diare juga dapat disebabkan oleh keracunan makanan, adanya gangguan lambung, setress, badan kecapaian, sakit maag dan sebagainya.

Kita dapat mengatasi sakit diare tersebut dengan menggunakan pucuk daun jambu biji, karena pucuk daun jambu biji dianggap sebagai sebagai salah satu obat diare, terutama yang disebabkan oleh infeksi. Hal ini dikarenakan daun jambu biji memiliki kandungan zat flovanoit, di mana didalamnya terdapat querceting glycoside yang menghambat atau mengurangi pembuangan air besar.

Kandungan zat lain, yaitu Tannin juga berguna untuk mengecilkan pori-pori usus yang membuat aliran air yang masuk kedalam usus besar berkurang sehingga membuat tinja menjadi keras. Kandungan tanntin pada daun jambu biji ini cukup besar, yaitu 17 persen dan diindikasikan oleh adanya rasa pahit ketika dikunyah. Tannin juga berguna sebagai penghambat sebagai pertumbuhan mikroorganisme didalam perut yang menyebabkan reaksi diare, penghambat racun dalam sistem pencernaan dan mengumpulkan protein yang ada.

Rebusan daun jambu biji juga terbukti menghambat pertumbuhan bakteri E. Coli  dan Stapylococcus aureus. Daun jambu biji dianggap dapat mengurangi nyeri perut bagi penderita diare. 

Hal ini telah dibuktikan dengan beberapa penelitian yang telah dilakukan mengenai manfaat  dau jambu biji, seperti pada tahun 2008, penelitian yang dilakukan oleh Refista do Instituto de Medicina Tropical de Sao Paulo menemukan bahwa esktrak daun jambu biji dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab umum diare, yaitu Staphylococcus aureus. Pada tahun 2000, penelitian yang diterbitkan oleh Chinese Journal of Integrated Traditional  and Westerm Medicine menunjukkan bahwa daun jambu biji dapat mempercepat pemulihan tubuh dari infeksi diare. (*)


Penulis adalah Duwi Lestari, Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim (STIKBA), Jambi, Prodi Ilmu Gizi





BERITA BERIKUTNYA
loading...