Fasha Siap Majukan AKKOPSI Dua Kali Lebih Baik

492 Kabupaten Kota Anggota AKKOPSI Pilih Wali Kota Jambi

Jumat, 28 Juni 2019 | 14:25:11 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAKARTA- Prestasi gemilang kembali diukir oleh sosok pemimpin Kota Jambi, yaitu Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME yang dipercaya mengemban tugas besar, menahkodai sebuah organisasi terbesar di Indonesia yaitu Aliansi Kota dan Kabupaten Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

Wali Kota Jambi dua periode itu terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum AKKOPSI untuk masa bakti tahun 2019-2021. Pemilihan tersebut diputuskan oleh Dewan Pengurus AKKOPSI dalam Musyawarah Dewan Pengurus AKKOPSI yang dilaksanakan di Jakarta (24/6).

Hadir dalam musyawarah tersebut antara lain, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, sejumlah kepala daerah perwakilan anggota AKKOPSI yang merepresentasikan perwakilan seluruh anggota AKKOPSI yang saat ini berjumlah sebanyak 492 Kota/Kabupaten se-Indonesia, serta Direktur Eksekutif Seknas AKKOPSI Josrizal Zain.

Dalam sambutannya usai didaulat menjadi Ketua Umum AKKOPSI, Wali Kota Fasha mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan AKKOPSI sebagai aliansi pemerintah daerah terbesar di Indonesia.

"Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh rekan-rekan dari 492 pemerintah daerah se-Indonesia kepada saya, guna melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi pemerintah daerah terbesar di Indonesia ini. Amanah ini sungguh sangat berat, karena kedepan kita dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam bidang pembangunan sanitasi di Indonesia. Namun, InsyaAllah amanah ini akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab, Insya Allah kami akan majukan AKKOPSI ini dua kali lebih baik lagi," ungkap Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Fasha juga menyampaikan beberapa rencana kerja strategis kedepan yang akan menjadi program kerja unggulannya dalam memimpin AKKOPSI hingga tahun 2021 mendatang. Dirinyapun mengajak seluruh anggota untuk mengutamakan kolaborasi dan kerjasama antar daerah, demi terciptanya kemajuan bersama.

Fasha menargetkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan fokus pada agenda-agenda besar yang akan berlangsung pada tahun ini. Seperti kegiatan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan tentang permasalahan ODF.

"Tidak boleh lagi buang air besar (BAB) sembarangan, baik di atas drainase, sungai dan lainnya," tegasnya. 

Fasha menambahkan kegiatan tersebut untuk memperkuat komitmen dalam mencapai target terkait pembangunan berkelanjutan.

"Tujuannya membangun momentum dan memperkuat komitmen politis untuk mencapai target nasional dan daerah terkait pembangunan berkelanjutan yang terdiri dari pengurangan buang air besar sembarangan dan pengelolaan limbah domestik yang aman," tambahnya.

Tak hanya itu, Fasha juga akan menyusun rencana lanjut untuk mencapai 100 persen ODF dan pengelolaan sanitasi yang aman. 

Dengan terpilihnya Wali Kota Jambi Syarif Fasha pada organisasi tersebut, tentunya menambah deretan prestasi yang diraih oleh Wali Kota dengan slogan Jambi Terkini tersebut.

Sebagaimana diketahui, selain baru saja terpilih sebagai Ketua Umum AKKOPSI, dirinya saat ini juga menjabat posisi penting di beberapa organisasi besar lainnya. Seperti, Wakil Ketua APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) Bidang Pembangunan. Tidak hanya itu Wali Kota Jambi itu juga masuk jajaran kepala daerah di Indonesia yang terpilih menduduki posisi penting di beberapa organisasi berskala internasional seperti Representative Council United Cities and Local Government Asia Pasific (UCLG ASPAC).

Tentunya berbagai posisi penting tersebut makin menasbihkan posisi daya tawar (bargaining power) Pemkot Jambi dilevel nasional, bahkan internasional.

Sebagai anggota AKKOPSI, Kota Jambi juga pernah dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan City Sanitation Summit (CSS) ke-XVIII, yang berlangsung tepat di usia 9 tahun AKKOPSI. Perhelatan nasional yang berlangsung sukses tersebut, telah banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

AKKOPSI sendiri adalah organisasi aliansi kabupaten/kota yang peduli terkait permasalahan sanitasi, yang mengedepankan komitmen menjadikan sanitasi sebagai basic needs priority dalam perencanaan pembangunan daerah dan pencapaian target SDGs (Sustainable Development Goals).

Saat ini, Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) semakin menunjukkan peran utama mereka dalam mendorong advokasi kebijakan kepala daerah untuk pembangunan layanan dasar bagi masyarakat, khususnya untuk sektor sanitasi, air minum serta perumahan dan perkotaan.(ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...