Proses Hukum Gudang Minyak PT Ocean Petro Energi Dipertanyakan

Senin, 26 Agustus 2019 | 05:50:20 WIB

(eko siswono/Jambione.com)

JAMBI – Sejumlah pihak mempertanyakan tindak lanjut proses hukum pengrebekan gudang minyak milik PT Ocean Petro Energy (OCP) di Jalan AR Saleh, Kelurahan Pall Merah Lama, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi, Rabu (21/8) lalu. Sebab, pasca penggerebekan belum ada pihak yang dijadikan tersangka ataupun diamankan.

            Bahkan, beberapa mobil yang ditemukan dalam gudang dan sempat dibawa ke Polda sudah tidak terlihat lagi.  Beredar informasi,  Kamis (22/8/) lalu mobil tersebut dibawa keluar dari Mapolda Jambi. Belum di ketahui dibawa kemana mobil tersebut.

            Direktur Reserse Kriminal  Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Thein Tabero saat dikonfirmasi perkembangan pengrebekan gudang minyak tersebut tak mau berkomentar banyak. Bahkan dia meminta pengrebekan itu tidak perlu di pertanyakan lagi. "Kita gak usah bahas itu (pengrebekan PT Ocean Petro Energi),"ujarnya, Jum'at (23/8)

            Masih di hari yang sama, Humas Polda Jambi sempat mengumumkan akan melakukan espos terkait kasus penggerebekan gudang minyak PT Ocean Petro Energi (OPE) tersebut. Namun, espos mendadak dibatalkan karena saat itu Kapolda Jambi pergi ke Sabak, Tanjung Jabung Timur untuk meninjau karhutla.

            Pantauan di Polda Jambi, Jum'at (23/8) beberapa mobil yang sempat disita Polda dari gudang minyak tersebut tidak terlihat lagi. Informasi yang beredar di Mapolda Jambi, ada sekitar lima orang yang sudah diperiksa terkait penggerebekan tersebut. Namun siapa saja yang diperiksa tersebut belum diketahui identitasnya.

            Untuk diketahui, saat penggerebekan pada Rabu (21/8) pekan lalu, tim Polda Jambi mengamankan lima unit mobil angkutan minyak ilegal yang telah dimodifikasi. Satu diantaranya sedang mengantarkan minyak ke gudang itu. Mobil bernomor polisi BG 8362 MO itu, sopirnya melarikan diri dengan cara meloncat dari mobil dan tidak dapat dikejar oleh anggota.

            Pantauan di dalam gudang saat pengrebekan tersebut terdapat 12 mobil tangki dengan kapasitas 10000 liter, 3 mobil tangki muatan 5000 liter, dan 1 mobil tronton modifikasi. Selain itu juga terdapat tangki penampungan ukuran besar dan dua ukuran kecil yang disegel oleh tim Polda Jambi.

            Gudang milik PT Ocean tersebut digrebek untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya pada 5 Mei 2018 lalu lokasi tersebut juga di grebek oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri..Penggeledahan dan pengrebekan ketika itu diduga terkait penangkapan minyak ilegal yang di lakukan oleh Polair Polres Tanjung Jabung Timur.  (isw)

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...