Pelaku Curanmor Asal Ladang Panjang di Bekuk Polisi

Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:18:44 WIB

(Paradil Iwel/Jambione.com)

SAROLANGUN- Anggota Polres Sarolangun berhasil membekuk satu orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Desa Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun, Selasa (02/10) kemarin. Pelaku diketahui berinisial AS (20) warga Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, S.IK, M.Si mengatakan bahwa kejadian pencurian kendaraan bermotor tersebut terjadi pada Sabtu (28/09) sekitar pukul 02.30 Wib kemarin, tepatnya di rumah korban yang berada di RT 10 Desa Ladang Panjang yang bernama Abu Bakar.

“Saat itu pelapor memasukkan dua kendaraan kedalam rumah dengan merk Honda Scoopy dan Honda Revo, sekitar pukul 23.00 Wib pada hari jumat. Kemudian pelapor bersama istrinya tidur dan pada besok paginya, korban melihat pintu belakang terbuka dan dua unit motornya raib atau hilang, sehingga mengalami kerugian 17 juta rupiah,” ujar Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Atrizal dan Kasat Reskrim Iptu Bagus Faria, S.IK, Rabu (02/10) dalam keterangan persnya kemarin.

Lanjutnya, Usai kejadian pencurian tersebut, pada tanggal 01 oktober 2019, unit Opsnal mendapatkan informasi salah satu pelaku berinisial AS sedang nongkrong di kelurahan pauh, dan kemudian tim Opsnal mendatangi pelaku tersebut lalu digeledah ditemukan sajam jenis pisau akhirnya mengaku perbuatannya melakukan Curanmor di Ladang Panjang.

“Barang bukti yang kita amankan berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy, STNK, kunci T, pisau dan kunci lemari,” katanya lagi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kata Kapolres, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

“Hasil pemeriksaan sudah melakukan kejahatan sudah empat kali, tkp dua di batu putih, dua lagi di linggau. Belum pernah ditahan dan ini baru pertama kali ditahan. Sendirian melakukan aksinya,” terangnya.

Sementara, AS saat ditanya sejumlah awak media mengakui perbuatannya, bahwa Ia melakukan pencurian tersebut untuk keperluan pribadi dan untuk pesta minuman bersama temannya.

“Gabung-gabung dengan kawan untuk minum dan mabuk-mabukan, satu motor dijual Rp 1,4 juta,” ungkap Pelaku. (wel)





BERITA BERIKUTNYA
loading...