Lalu Bunuh Diri dengan cara Tembak Kepala Sendiri Pakai Pistol

Oknum Polisi Tembak Kepala Istri

Senin, 07 Oktober 2019 | 07:01:02 WIB

(ist/Jambione.com)

 

SERGAI – Seorang anggota Polisi di Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Aiptu Pariadi dan istrinya, Fitri, tewas mengenaskan bersimbah darah dengan luka tembak di kepala, Sabtu (5/10) malam, Sekitar pukul 22.00 Wib. Kasus tersebut sontak menghebohkan warga Dusun VI, Desa Lidah Tanah, Perbaungan, tempat keduanya tinggal.

Sebelumnya, warga terkejut dan histeris, mendengar suara letusan senjata api dari rumah Aiptu Pariadi. Berselang beberapa waktu kemudian warga mendapati Aiptu Pariadi dan istrinya, Fitri tewas mengenaskan bersimbah darah dengan luka tembakan di kepala.  Dari beberapa informasi yang dihimpun, keduanya sempat cekcok malam hari sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Namun, belum diketahui secara pasti apa permasalahannya.

Menurut warga sekitar kediaman korban, saat peristiwa itu terjadi, kedua korban berada di rumah bersama dua anaknya yang tengah tertidur. Sementara anak pertamanya belum pulang ke rumah.

Udin, salah seorang warga menjelaskan masyarakat sekitar penasaran mendengar anak korban memanggil kakeknya untuk segera datang ke rumahnya. Begitu sampai rumah korban, Udin melihat kedua korban telah tewas. “Sudah meninggal dan bagian kepalanya sudah berlumuran darah. Kayak ada lubang bekas tembakan. Jarak mayatnya paling 3 meter aja,” ujarnya seperti dilansir dari Detik.

Saat ditemukan Aiptu Pariadi tergeletak di depan pintu kamar. Sementara istrinya Fitri ditemukan berada di ruangan tempat korban menonton televisi.

Peristiwa ini langsung dilaporkan warga ke perangkat desa dan kepolisian. Setelah petugas kepolisian datang, kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai.

Dari informasi disebutkan ada dugaan Aiptu Pariadi terlebih dahulu menembak mati istrinya, kemudian bunuh diri. "Dari keterangan anaknya sendiri sementara kami duga masih seperti itu," kata Kepala Polres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Pasaribu, di Serdang Bedagai, Minggu (6/10).

Juliarman mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus yang menimpa anggotanya itu. "Masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Menurut dia, peristiwa berawal saat anak pasangan itu yang bernama Faisal mendengar kedua orang tuanya bertengkar. Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan sebanyak dua kali. Faisal melihat ibunya telah terkapar di ruang tamu dalam keadaan berlumuran darah. Dia menyaksikan saat-saat ayahnya bunuh diri dengan cara menembakkan pistol ke kepalanya sendiri.

Faisal kemudian langsung memanggil warga setempat. Selanjutnya kedua korban dibawa ke RSUD di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Beberapa warga yang ditemui di rumah duka mengaku tidak tahu persis motif pembunuhan tersebut. Selama ini pasangan suami istri tersebut tidak pernah terlihat cekcok. Mereka selalu rukun dan terlihat mesra.

Sebelum kejadian, para tetangga masih sempat melihat Pariadi dan istrinya duduk di teras rumah sambul main HP. Keduanya juga sempat bercanda bersama anaknya yang masih kecil.  “Sore itu (Sabtu) mereka masih duduk di teras rumah bercanda dengan anak paling kecil,” kata anggota keluarga korban bernama Erianto alias Anto.

Menurut Anto, Pariadi merupakan sosok pendiam. Meski begitu, personel Satres Narkoba Polres Sergai itu diakuinya sangat dekat dengan keluarga. Bahkan, Anto mengaku tidak pernah mendengar Pariadi bertengkar dengan istri atau memarahi anak-anaknya.

Selain itu, pada akun pribadinya di Facebook, Pariadi juga selalu terlihat mesra bersama istri dan anak-anaknya. Bahkan setiap berpergian, mereka selalu foto-foto bersama dan diunggah ke akun pribadinya. “Terkejut lah, tiba-tiba keduanya udah tewas dengan kondisi begini,” imbuh Anto.

Hal senada juga diungkapkan beberapa tetangga Pariadi. Mereka mengaku tidak pernah mendengar pria itu bertengkar dengan istrinya. “Hampir tiap sore mereka selalu duduk di teras rumah bercanda bersama anak mereka yang masih kecil. Kaget aja, kok tiba-tiba gini kejadiannya,” sebutnya.(jpnn)





BERITA BERIKUTNYA
loading...