Manuver CE di Kerinci-Sungai Penuh; Temui Bupati Adirozal, Dialog dengan Tokoh Masyarakat, Agama d

Rabu, 09 Oktober 2019 | 05:24:14 WIB

()

JAMBI- Tak mau kalah dengan kandidat lain, setelah mendaftar di sejumlah partai politik (Parpol) yang membuka penjaringan bakal calon gubernur (Bacagub), H Cek Endra langsung gencar melakukan sosialisasi. Berbagai cara dia lakukan untuk mendapat simpati dan dukungan dari masyarakat.

            Bahkan, Bupati Sarolangun ini mulai menggarap suara di sejumlah daerah. Diantaranya Kerinci dan Sungai Penuh. Di sela-sela menghadiri acara Hari Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Provinsi Jambi di Kota Sungai Penuh, Senin (7/10) lalu, Cek Endra melakukan berbagai maneuver politik.

            Usai acara, Cek Endra melakukan silaturahmi dengan masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh, pada Senin malam.  Selasa (8/10) pagi Cek Endra subuh berjamaah di salah satu masjid tertua di Kabupaten Kerinci, Masjid Agung Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh. Tidak itu saja, tokoh yang biasa dipanggil CE ini juga bertemu dengan Bupati Kerinci Adirozal.
            Manuver yang dilakukan Cek Endra itu cukup behasil. Dia mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Pada acara silaturahmi dengan masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Senin malam misalnya.

            Acara dengan tema Dudeik Basila, itu digelar di salah satu lesehan ternama di Kota Sungai Penuh. Sambutannya luar biasa. Ratusan mahasiswa dan tokoh masyarakat kerinci dan Sungai Penuh tampak hadir. Termasuk para pemuka masyarakat dan alim ulama.

            Para tokoh yang hadir itu diantaranya Wakil ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar yang juga kader Partai Golkar Kerinci, mantan anggota DPRD Kerinci Arsal, pimpinan Persatuan Pengamal Tarekat Islam (PPTI) Kabupaten kerinci Buya Mustafa dan juga terlihat Buya halim, Buya Usman Hadi dari kedepatian VII.

            Cek Endra yang merupakan penggagas dan pelopor kegiatan keagamaan di Kabupaten Sarolangun ini menarik perhatian sejumlah kalangan. Terutama program Subuh Keliling (Subling) ke masjid-masjid dan menggalakkan salat berjamaah di masjid-masjid di Kabupaten Sarolangun.
            Program Cek Endra ini mendapat pujian dan juga menjadi kebanggaan bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kerinci-Sungai Penuh. “Kalau figur tidak usah khawatir. Saya sangat mengenali beliau. Tapi patut dibanggakan beliau adalah sponsor subuh berjamah. Sebab dewasa ini jarang tipe pimpinan akhlakul karimah seperti beliau sangat jarang didapatkan,” kata Rahman, tokoh masyarakat Kerinci yang juga mantan Wakil Bupati Kerinci.
            Selain di bidang keagamaan, kata Rahman, Cek Endra juga memiliki kapasitas dan pengalaman yang luar biasa sebagai pengusaha yang sangat diharapkan bisa menularkan ke pada masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. “ Dengan basic beliau sebagai pengusaha, kami Kerinci sangat berharap terbukanya lapangan kerja baru dan memajukan Kabupaten kerinci,” sebut Rahman lagi.
            Pengalaman Cek Endra, lanjut Rahman, juga diharapkan mampu menjawab tantangan meningkatkan pertanian dan perternakan di Kabupaten Kerinci yang masih kekurangan, terutama teknologi. “Kami berusaha dan kami akan berdoa agar bapak jadi gubernur Jambi. Dan terimakasih atas silaturahmi di Kerinci. Ini menjadi dasar untuk kami bergerak,” tegas Rahman.
            Pada kesempatan itu Cek Endra yang menyatakan sikap siap maju menjadi calon Gubernur Jambi juga mendapat respon positif dari kalangan mahasiswa. Bahkan pada sesi tanya jawab, mahasiswa Kerinci menanyakan langsung apa yang dakan dilakukan Cek Endra menjawab tantangan akan datang dengan meningkatnya angka pengangguran dan untuk meningkatkan ekonomi kerayatan.
            “Fakultas di Kerinci semakin banyak. Dan semakin banyak juga angka pengangguran dan kemiskinan karena kurangnya lapangan kerja. Apa solusi bapak untuk ini,” tanya salah satu mahasiswa yang menyebut dirinya bernama Holan.
            Menjawab pertanyaan mahasiswa ini, Cek Endra mengajak mahasiswa untuk merubah mindset dan juga mencontohkan program yang telah dilakukannya di Kabupaten Sarolangun, yakni program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK). Melalui program ini, Pemkab menggelontorkan anggaran dari APBD senilai Rp 200 juta setiap desa dan kelurahan per tahun.
            “Di Kabupaten Sarolangun ada namanya program P2DK yang digelontorkan dalam satu desa dan kelurahan dalam setiap tahun sebanyak Rp 200 juta,” kata Cek Endra.
            Dia menjelaskan, dana yang masuk ke setiap desa, selain ada dana desa (DD) dari pusat, ada juga dana alokasi desa (ADD) dan dana dari provinsi. Semua dana ini, kata Cek Endra, di desa dan kelurahan lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan itupun masih kurang.
            Maka pemerintah Kabupaten Sarolangun munculkan program ini P2DK dengan nilai Rp 200 juta per desa. Dana ini dikelola langsung oleh warga setempat dan dikerjakan oleh masyarakat. Dari perencanaan hingga pendamping juga diambil dari putra-putri Sarolangun. Efeknya juga mengurangi angka pengangguran. Selain itu dana ini juga bisa digunakan untuk ekonomi kerakyatan. Seperti peternakan, perikanan, perkebunan dan juga untuk modal usaha masyarakat.
            “Ini salah satu mengatasi masalah pengangguran tadi. Dan juga masalah ekonomi. Seperti beternak kemudian berkembang biak pemerintah tidak meminta dikembalikan dana tersebut tapi harus terus dikembangkan dan juga untuk modal usaha, dan ini khusus untuk peningkatan ekonomi kemasyarakatan,” jelasnya.
            Selain itu, lanjut Cek Endradi era digital saat ini, anak muda harus mulai merubah mindset hidup. Munculkan rasa entrepreneurship dan jadilah entrepreneurship, serta hidupkan pengembangan wirausaha. "Saat ini berjualan tidak hanya dengan membuka toko. Lewat dunia maya kita juga bisa memasarkan produk-produk kita. Walau kita di Kerinci, tapi produk kita bisa sampai di luar negeri," katanya.

            Selasa pagi, pukul 08.00 WIB, Bupati Sarolangun, Cek Endra mengunjungi Adi Rozal di rumah dinas. Dia datang menggunakan mobil BH 1 S didampingi sejumlah petinggi Partai Golkar Kabupaten Kerinci, Boy Edwar, yang juga merupakan wakil ketua DPRD Kerinci.
            Kadatangan Cek Endra itu disambut Adi Rozal dengan senyum sumbringah. Usai mengobral, Cek Endra bersama Bupati Kerinci, Adirozal dan sejumlah anggota DPRD Kerinci langsung melanjutkan sarapan dan melanjutkan ngobrol santai.

Beredar kabar kedatangan orang nomor 1 di Kabupaten Sarolangun itu dikaitkan dengan permintaan restu atau dukungan Bupati Kerinci 2 periode. Bupati Adirozal, juga memberikan isyarat dukungan ke pada Cek Endra yang dipanggilnya Abang. Saat berfoto, Adirozal melakukan salam Komando dengan Cek Endra.

Sementara belasan anggota DPRD Kerinci saat berfoto bersama Cek Endra juga memberikan salam jempol. ”Ini yang hadir tujuh fraksi DPRD akan mendukung,” kata salah satu anggota DPRD dalam celetukannya saat hendak berfoto bersama Cek Endra.

            Boy Edwar, anggota DPRD Kerinci dari Partai Golkar, dikonfirmasi mengatakan kedatangan Bupati Sarolangun, Cek Endra, ke Rumdis Adi Rozal hanya silaturrahmi antar kepala daerah. "Hanya mempererat tali silaturrahmi, menjelang pelaksanaan Pilgub. Kebetulan, Pak CE ada acara BBGRM di Kota Sungai Penuh," kata Boy yang berasar dari Semurup ini.
            Dia mengakui pada Senin malam, Cek Endra juga mengadakan dialog dengan mahasiswa dan tokoh masyarakat Kerinci-Kota Sungai Penuh, dalam tema untuk Jambi lebih baik ke depannya.(fey/kum)

 

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...