Puluhan Kader PMII Sarolangun Ikuti Sekolah Jurnalistik

Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:08:58 WIB

Para peserta Sekolah Jurnalistik PC PMII Sarolangun saat berfoto bersama dengan para pemateri.
Para peserta Sekolah Jurnalistik PC PMII Sarolangun saat berfoto bersama dengan para pemateri. (Paradil Iwel/Jambione.com)

SAROLANGUN- Ketertarikan para kader PMII cabang Sarolangun tentang dunia Jurnalistik sangat lah tinggi, Hal ini dibuktikan dengan di adakannya Sekolah Jurnalistik oleh PC PMII Sarolangun di Sekre PC PMII Sarolangun, Rabu (16/10). Bahkan kegiatan yang bernuansa pelatihan bagaimana cara menulis berita dan menjadi seorang Jurnalist yang profesional tersebut di ikuti oleh puluhan peserta dari kader PMII Sarolangun.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua KPUD Sarolangun, M. Fakhri serta anggota Mabincap PMII Sarolangun, Zuhrizal tersebut di ikuti antusias oleh para peserta. Hal ini dibuktikan dengan banyak pertanyaan yang di ajukan oleh para peserta yang disampaikan kepada para pemateri.

Adapun para pemateri yang didatangkan dalam sekolah Jurnalistik ini yakni Arfandi Sarbaini yang merupakan wartawan dari media Brito.id, Husnil Aqili wartawan Penajambi.id dan Paradil Iwel dari media Jambi One. Ketiga pemateri tersebut merupakan Senior PMII yang saat ini aktif di media liputan kabupaten Sarolangun.

Ketua Umum PMII Sarolangun, M. Khadafi dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan dilaksanakan Sekolah Jurnaliatik tersebut bukan berarti para kader PMII Sarolangun harus menjadi seorang wartawan, akan tetapi lebih ditekankan agar bisa memahami tentang dunia media, baik itu Koran, Online maupun televisi.

"Kita tidak tau kedepannya kita mau kemana dan jadi apa, setidaknya dengan pelatihan sekolah jurnalistik ini ada bekal setelah selesai kuliah nanti, apakah itu menjadi wartawan atau tidak itu kembali kepada minat kita masing-masing, setidaknya apa itu media, apa itu Jurnalis kita sudah tau," ujar M. Khadafi.

Sementara, Anggota Mabincap PC PMII Sarolangun, Zuhrizal dalam sambutannya menegaskan agar para peserta serius dalam mengikuti sekolah Jurnalistik tersebut.

"Ini adalah ilmu, dan ilmu ini tidak kalian dapatkan di dalam kampus, maka dari itu ikuti lah dengan serius, apalagi pematerinya ini adalah para wartawan senior, yang sudah mengalami pahit manisnya menjadi seorang wartawan," tegas Zuhrizal sembari membuka acara Sekolah Jurnalistik.

Untuk diketahui, dalam sekolah Jurnalistik tersebut para pemateri menjelaskan materi mengenai segala hal yang berkaitan dengan dunia Jurnalistik, baik itu mengenai media, kode etik wartawan, cara berkomunikasi yang baik, hingga penulisan dan ulasan berita yang  akan di sajikan dalam media masa. Selain itu, peserta juga diminta membuat sebuah contoh berita dengan memenuhi unsur sebuah berita yakni 5W1H. (wel)





BERITA BERIKUTNYA
loading...