Setelah 4 Tahun Ginjalnya Bocor, Akhirnya M Husin Mendapat Perhatian

Jumat, 18 Oktober 2019 | 08:33:03 WIB

(Kholil/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MERANGIN - M Husin (17) warga Gunut Rantau Panjang Tabir Merangin akhirnya dibantu pemerintah Merangin. 

Sebelumnya, M Husin, sempat berobat dan dibawa nenek Mariah (63) ke Puskesmas Rantau Panjang. Namun tidak ada perubahan hingga dibawa ke Rumah Sakit Umum Bangko.

Tidak ada perubahan, M Husin juga dirawat rumah sakit Muaro Bungo sampai inap jalan diberikan dokter.

Dalam 4 tahun terakhir ginjal bocor semakin parah dialami M Husin. Hal itu dibenarkan pamannya AP saat dikonfirmasi. Dia mengatakan untuk berobat rumah sakit umum sudah 4 kali.

"Ginjal bocor sudah 4 tahun, " singkat Ap.

Keluarga hilang petunjuk, ketika Muhamad Husin divonis RSUD Bangko harus cuci darah. Ini adalah jalan satu satunya agar M Husin tertolong. Rekomendasinya tentu ke RSUD Raden Mattaher Jambi atau RSUD M Jamil, Padang.

Namun hal itu ditolak karena keterbatasan biaya berobat. Tapi nasib M Husin tengah baik. Ia kembali diselamatkan warganet. Sebuah status Facebook akhirnya mendorong warganet berderma. Dalam status disebutkan " M Husin Ginjal Bocor butuh pertolongan para dermawan".

Unggahan membuat ahasiswa PMII dan wartawan menggalang dana. Bukan itu saja Kapolres pun juga ikut memberikan sumbangan ke M Husin.

M Husin mendapat sumbangan dari para dermawan. Setelah itu M Husin juga dibantu pemerintah melalui Bupati Merangin, bahkan informasi Al Haris segera menerbangkan M Husin (bocah yatim piatu yang divonis ginjal bocor) ke Jakarta, untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang maksimal di Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta.

Hal tersebut ditegaskan bupati ketika menjenguk Husin, yang masih terbaring lemas di rumah neneknya kawasan Dusun Gunut R T06 Kelurahan Dusun Baru Kecamatan Tabir, pada Kamis (17/10).

‘’Saya baru tahu ada warga anak yatim piatu yang menderita ginjal bocor dari media. Seharusnya anak ini sudah diobati dari dulu, kalau saya tahu. Padahal saya sering ke kawasan ini, tapi tidak ada warga yang melapor,’’terang Bupati.

Ketika menjenguk Husin, bupati menyantuni dana tunai sebesar Rp 5 juta. Bupati juga langsung menginstruksikan Plt Kadis Kesehatan Abdai, untuk menyiapkan administrasi pemberangkatan Husin secepat mungkin.

Nanti, jelas bupati, ada pihak keluarga dan dari kelurahan serta Dinas Kesehatan Merangin yang mendampingi Husin selama dirawat di Rumah Sakit Gatot Subroto di Jakarta.

Bupati ingin Husin yang merupakan satu-satunya yang selamat saat kecelakaan yang membuat semua saudara serta orang tuanya meninggal dunia ini mendapatkan perhatian. 

Kecelakaan itu sendiri membuat Husin harus kehilangan kedua orang tuanya. Saat itu Husin masih berusia 3 tahun. 

Namun menurut Abdai, tahapan pengobatan harus diikuti. Husin terlebih dahulu harus dirujuk ke RSD Raden Mataher Jambi, selanjutnya nanti jika harus dirujuk ke Rumah Sakit Gatot Subroto baru diterbangkan ke Jakarta.(lil)





BERITA BERIKUTNYA
loading...