Dua Sijoli Curi Motor di Sejumlah Kampus

Selasa, 05 November 2019 | 07:13:40 WIB

()

JAMBI – Komplotan pencuri motor yang selama ini sering beraksi di sejumlah kampus perguruan tinggi di Jambi ternyata diotaki oleh sepasang kekasih. Ini terungkap setelah Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Telanaipura berhasil meringkus para pelaku. Dua tersangka adalah sepasang keksasih, Muhamad Nur Hakim (29) dan Gina Tri Kurnia (28).

Keduanya ditangkap di sebuah rumah took (Ruko) di kawasan Simpang Kawat, Kota Jambi, 29 Oktober 2019 lalu, sekitar pukul 20.00 WIB. Bersama dua sijoli itu, polisi juga meringkus satu rekannya setiap kali beraksi, bernama Rakadeni Bayu Pratama (22). Ruko tempat penggerebekan itu mereka jadikan gudang untuk mempreteli motor hasil curian.

            Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra, mengatakan ketiga tersangka adalah komplotan pencuri motor yang selama ini beraksi di lingkungan kampus UNJA (Fakultas Kedokteran Ilmu Keshetan/FKIK), STIMIK NH Jambi dan Unbari. ‘’ Mereka ini sudah berulang kali melakukan aksi di kampus tersebut.  Diantaranya dilakukan pasangan kekasih Muhammad Nur Hakim dan Gina Tri Kurnia,’’ katanya, Senin (4/11).

            Menurut Yumika, Muhamad Nur Hakim dan Rakademi Bayu ditangkap ketika sedang mempreteli bagian bagian motor curian di sebuah ruko di Simpang Kawat. Bersama keduanya disita barang bukti dua onderdil motor yang akan dijual rombengan.

            Saat digerebek, keduanya berusaha melarikan diri. Makanya, petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas. Sedangkan Gina Tri Kurnia ditangkap di lokasi tidak jauh dari kedua tersangka. "Masih di kawasan Simpang kawat ditangkap nya,"katanya.

            Penangkapan ketiga tersangka berdasarkan hasil penyelidikan terhadap tiga kasus curanmor. Laporan pertama Rabu, 02 Oktober 2019 sekitar pukul 07.00 WIB. Korbannya, Made Deva Kharisma (19) , mahasiswa FKIK UNJA. Korban memarkirkan motornya di parkiran kampus dengan stang terkunci.

            Selanjutnya, sekitar Pukul 13.00 WIB, korban yang hendak pulang mendapati motor miliknya sudah tidak berada di parkiran. Kemudian, korban bersama security kampus membuka CCTV dan mendapati tersangka yang terekam CCTV tengah mencuri sepeda motornya.

Kemudian, pada Jum’at, 11 Oktober 2019 sekira Pukul 16.00 WIB, tersangka kembali beraksi di

parkiran motor Kampus STMIK NH Jambi dan berhasil menggondol sepeda motor lagi.

            Selang 13 hari, tersangka kembali melancarkan aksinya di Kampus UNBARI sekitar pukul 19.00 WIB dan berhasil mendapatka 1 unit kendaraan roda dua.  Aksi para tersangka tersebut terekam CCTV dari tiga kampus itu. Berbekal CCTV tersebut polisi melakukan penangkapan kepada para tersangka pada 29 Oktober 2019 lalu sekitar pukul 20.00 Wib.

            Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti  1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih lis biru, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BH 4475 ZS, 1 set kunci leter T, 1 buah kunci pas huruf y warna hitam, 1 lembar STNK motor merk Honda Beat warna putih lis biru dan 1 buah kunci motor merk Honda Beat warna putih lis biru.

            Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 dan Ke-5 KUHP Jo 65 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun.(isw)

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...