Tak Bisa Dilelang, Kejari Tanjabtim Musnahkan Ribuan Elektronik Impor Ilegal

Selasa, 05 November 2019 | 22:39:04 WIB

()

MUARA SABAK --  Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur (Tanjabatim) melakukan pemusnahan barang elektronik impor illegal dengan cara dibakar. Hal itu dilakukan karena tidak dapat dilelang, Senin (4/11/2019) sekitar pukul 9.00 Wib.

Kepala Kejari Tanjung Jabung Timur, M. Irfan Jaya mengatakan pihaknya melakukan pemusnahan barang elektronik ilegal impor tersebut yang  bernilai Rp 500 Juta lebih. "Sebagian besar,  barang bukti milik octovianus bin anton wiajaya tersebut tidak sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI),"katanya.

M. Irfan Jaya mengatakan mengatakan, pemusnahan narang bukti sebagai bentuk penyelesaian perkara. "Karena penangan perkara tidak hanya selesai disidangkan, namun harus selesai eksekusi terhadap barang bukti,"ujarnya.

Langkah pemusnahan itu diambil karena barang impor itu, tidak sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga ketika akan dilakukan pelelangan sulit. "Karena merek elektronik itu tidak jelas atau biasa dikenal black market,"ungkapnya

Adapun barang bukti elektronik yang dimusnahkan terdiri dari Hp tiruan Merek Xiaomi dan Readmi 1.000 lebih, satu unit laptop, 2 unit TV LCD dan camera berbagai Merek tiruan seperti Canon, Olympus, Nikon colpix, Fuzifilm.

"Mayoritas, barang-barang ilegal atau biasa dikenal black market tersebut, berdatangan dari Hongkong dan Singapur melalui jalur pelabuhan tikus di Kabupaen Tanjabatim,"tandasnya (isw)





BERITA BERIKUTNYA
loading...