DPD Kota Pastikan Partainya Tetap Solid

Ketua Berkarya Bungo Dikabarkan Dipecat

Rabu, 06 November 2019 | 09:49:13 WIB

(Khusnizar/Jambione.com)

 

Manuver yang dilakukan Mashuri dan Muklis, bakal calon Bupati Bungo dan Tanjab Barat mencari dukungan dengan cara langsung menghadap Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Suharto berbuntut panjang. Kabarnya, tindakan Mashuri dan Muklis yang tanpa koordinasi dengan pimpinan wilayah tersebut menyulut perpecahan di internal Partai Berkarya.

Selain tidak akan memproses berkas Mashuri dan Muklis, DPW Berkarya juga dikabarkan akan memberi sanksi tegas kepada Ketua dan pengurus DPD Berkarya Bungo dan Tanjab Barat.

Ketua DPW Partai Berkarya Ambiar Usman mengatakan, mereka seharusnya bisa cegah kejadian yang sangat tidak diperlukan ini. Sudah Semestinya ini tugas DPD berkarya Bungo dan Tanjab Barat untuk melaksanakan aturan Partai tahapan demi tahapan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Berkarya Kota Jambi,  Zulkifli. A.H tak menampik ada rumor terjadi kekisruhan di internal Partai Berkarya gara gara manuver Mashuri dan Muklis tersebut. Namun, lanjut Zulkifli, kejadian ini biasa dalam dinamika politik. ‘’ Mungkin hanya terjadi kesalahpahaman dan mis komunikasi saja,’’ katanya.

Menurut Zulkifli, masalah ini akan segera diselesaikan dalam internal partai, karena  soliditas partai lebih dikedepankan. ‘’ Yang jelas, kita tetap solid. Malah ini segera akan diselesaikan secara internal,’’ pungkasnya.

Sementara itu, tersebar rumor Ketua DPD Berkarya Bungo, Djusli Ramli dipecat oleh DPW Berkarya Provinsi Jambi buntut dari kedatangan Mashuri ke DPP bertemu Ketua DPP Berkarya Tommy Soeharto. Surat pemecatan tertanggal 5 November sudah beredar luas.

Ketua DPW Partai Berkarya, Ambiar Usman saat dikonfirmasi membantah jika sudah melakukan pemecatan. Namun, Dirinya mengaku jika surat pemecatan itu ada. Akan tetapi belum ditandatangani. "Surat ada, tetapi belum diberi nomor dan ditandatangani," katanya, Selasa (5/11).

Menurut Ambiar, pihaknya akan memanggil terlebih dahulu untuk memberikan teguran keras. Meskipun begitu, kata dia, tidak menutup kemungkinan akan memecat jika tidak memperbaiki kesalahan tersebut. "Tidak berubah, maka akan kita pecat juga nantinya," tegasnya.

Sebelumnya,  Ambiar mengatakan apa yang dilakukan Mashuri dan Muklis tidak menghormati fungsionaris DPW Berkarya Provinsi Jambi. “Itu sudah tidak etis, Partai Berkarya ada mekanisme sendiri. Saya pastikan tidak akan memproses kedua bakal calon ini nantinya,” tegasnya.

Dalam aturan Partai Berkarya, tetap pada proses di tingkat DPD dan DPW, barulah disampaikan ke DPP. “Yang mengetahui proses Pilkada di daerah nanti adalah DPW. Semua proses nantinya DPW lah yang akan menentukan ke DPP. Jadi sekali lagi sikap itu sangat tidak etis sekali di dalam aturan dan ADRT Partai Berkaya,” pungkasnya. (fey)





BERITA BERIKUTNYA
loading...