plAtasi Macet dengan Pelebaran Jalan

Fly Over Bukan Prioritas Dewan

Senin, 11 November 2019 | 17:09:42 WIB

(Wiwik/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI-Impian warga Jambi punya jembatan layang alias fly over kandas. Adalah DPRD Provinsi Jambi yang menolak itu.  Paska keputusan komisi 3 DPRD Provinsi Jambi terkait dengan penundaan pembangunan fly over di Kota Jambi, wakil ketua DPRD provinsi Jambi Rocky Candra angkat bicara.

Menurutnya ada beberapa hal yang membuat tertundanya pembangunan fly over tersebut. Di antara alasan penundaan tersebut, tertuju pada OPD pelaksana yang dianggap belum mampu meyakinkan dewan terkait dengan kajian teknis yang belum bisa dilaksanakan. 

"Ada banyak hal tentang pembebasan lahan, izin  AMDAL, tiang listrik, tentang kesiapan OPD dalam menyakinkan kendala tersebut menjadi faktor pertimbangan dewan "paparnya saat konferensi pers.

Selain itu menurutnya, pembangunan fly over perlu dikaji ulang. Mengingat terkait  dengan kemacetan di Kota Jambi, masih bisa diatasi dengan pelebaran jalan.

"Kemacetan di Kota Jambi masih bisa diurai dengan pelebaran jalan. Terlebih sekarang sedang defisit anggaran,"tambahnya.

Hal senada, juga disampaikan ketua DPRD provinsi Jambi Edi Purwanto. Menurutnya, misi Jambi tuntas 2015 adalah menjembatani pembangunan daerah di provinsi Jambi.

"Sementara masih banyak jalan-jalan yang rusak, pengerjaan infrastruktur jalan baru 70 persen sehingga kita berharap bisa dituntaskan di sisa periode ini semua bisa terpenuhi, " tambahnya. 

Selain itu, ia menambahkan rencana pembangunan fly over tidak ditemukan di KUA-PPAS,  namun rencana pembangunan fly Over tersebut muncul di RKA.

"Kita sudah menyisir di KUA-PPAS tidak ada kata fly over di sana. Kemudian di RKA muncul pembahasan. Dalam KUA-PPAS hanya ada pembahasan peningkatan jalan dan jembatan,"tambahnya.

Edi menambahkan jika bangunan tersebut diputuskan dengan beberapa kendala tadi, dikhawatirkan pembangunan tidak selesai dalam waktu yang ditentukan. Tentunya hal ini akan menimbulkan masalah baru.

Selain Rocky dan Edi, Pinto Jayanegara yang juga hadir dalam konferensi pers juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, pembangunan fly over  di Jambi belum begitu mendesak.

"Jadi intinya, prioritasnya lebih ke jalan-jalan rusak yang masih banyak di daerah"katanya. 

Kendati ditunda, Edi menambah bahwa hal tersebut belum final. Pembahasan tersebut akan dibawa dalam rapat badan anggaran daerah. 

"Kita akan bahas di banggar. Apapun yang terbaik untuk Jambi pasti akan dilaksanakan,"imbuhnya.(cr2)





BERITA BERIKUTNYA
loading...