Dekat Dengan Rumah Ibadah

FPI Kecam Rencana Anniversary Fellas Cafe And Resto

Kamis, 12 Desember 2019 | 23:24:56 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBI- Beredar MEME di media sosial bahwa Fellas Cafe and Resto akan mengundang beberapa Disc Jockey dalam perayaan ulang tahunnya ke-1, pada Sabtu (14/12) mendatang. Hal ini tentu membuat resah masyarakat. Pasalnya, cafe tersebut berada di sebelah masjid Jami’ Assa’adah Sukorejo, Thehok, Kota Jambi.

Hal tersebut membuat Front Pembela Islam (FPI) Kota Jambi kembali menyorot izin usaha restoran yang dimiliki oleh Cafe Fellas yang berada di Jl Soekarno Hatta, Thehok Kota Jambi itu. Pasalnya, usaha tersebut berada di dekat tempat ibadah, yaitu bersebelahan dengan masjid.

Ketua FPI Kota Jambi Ahmad Sukri Hamdi Baraqbah mengatakan bahwa saat ini timbul keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, beredar MEME bahwa tempat tersebut akan mengadakan ulang tahun ke 1-nya dengan menghadirkan beberapa Disc Jockey (DJ). Acara tersebut akan digelar pada 14 Desember 2019 mendatang.

"Inikan tentu tidak pantas, karena sebelahnya rumah ibadah. Jadi kami minta ini segera ditindaklanjuti, dan kami juga sudah menggelar rapat dengan pemerintah Kota Jambi mengenai masalah ini," kata Sukri, Kamis (12/12).

Dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala Dinas perindustrian dan perdagangan Kota Jambi, Komari, kasat Pol PP, Yan Ismar dan Kepala DPMPTSP kota Jambi yang diwakili oleh Kabid Monitoring dan Supervisi, Sumaidi menyepakati tiga hal, diantaranya adalah tim akan melakukan peninjauan dan pengawasan terhadap izin usaha Fellas Cafe and Resto terkait penjualan miras di dekat rumah ibadah.

Selanjutnya kata Sukri, rapat juga menyepakati permohonan dari Fellas Cafe and Resto terkait izin keramaian adalah kewenangan kepolisian bukan dari pemerintah kota Jambi. Dan yang terakhir dikeluarkannya izin keramaian atau tidak setelah tim melakukan peninjauan kembali terhadap aktivitas usaha Fellas Cafe and Resto.

"Dalam rapat itu juga sepakat kalau ada pelanggaran disana. Jadi kita minta segera dilakukan penindakan. Kami minta untuk ditutup," katanya.

Menurutnya pemerintah kota Jambi terkesan lamban dalam menyikapi hal tersebut. Padahal pihak FPI sudah memberitahukan masalah tersebut hampir 1 tahun lamanya. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah kota Jambi.

"Terkesan tidak ada respon, dan sampai saat ini pelanggaran itu masih kami temukan mereka masih menjual minol," katanya.

Sukri menambahkan tak hanya tempat tersebut saja melainkan kafe-kafe lain yang berdekatan dengan tempat ibadah untuk segera ditindak, karena sudah jelas menyalahi Perda yang berlaku di kota Jambi.

Sementara itu kasatpol PP kota Jambi Yan Ismar mengatakan bahwa permasalahan tersebut akan segera diputuskan. Mengenai rekomendasi izin untuk aktivitas kegiatan anniversary tersebut bukan merupakan ranah satpol-pp melainkan dari pihak kepolisian.

"Tim segera turun ke sana dan akan mengecek aktivitas di sana kalau ada yang menyalahi izin maka kami akan memberikan sanksi tegas," katanya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...