2 Jam Bisa 1.000 KK Terendam

Banjir, Warga Tetap Diminta Waspada

Kamis, 26 Maret 2020 | 09:56:28 WIB

 Feriadi, Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi
Feriadi, Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi (Ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI-Jambi memasuki musim penghujan, banjir genangan menghantui sejumlah masyarakat di Kota Jambi. Tak hanya warga yang tinggal di perumahan, jalan-jalan juga kerap terjadi genangan. Apalagi warga yang tinggal di bantaran sungai.

Seperti diketahui ada beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir ketika hujan deras terjadi. Selain banjir genangan, banjir luapan sungai juga menghantui masyarakat di Kota Jambi. Kini debit Sungai Batanghari terus mengalami kenaikan. Kemarin (25/3) terpantau dipintu air Ancol Pasar Kota Jambi, ketinggian debit sungai berada diangka 11.00 meter.

“Kemungkinan ini akan terus naik, karena hujan masih terjadi. Air kiriman dari hulu juga belum masuk,” kata Feriadi, Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Rabu (25/3).

Feriadi mengatakan, meski terus naik, debit sungai Batanghari masih normal. Jika masuk pada ketinggian 13,80 meter, maka masuk kategori siaga IV. Dan jika sudah masuk 14.00 meter maka akan dilakukan apel siaga dan mulai menggerakkan seluruh komponen.

“Kita ada beberap status terkait banjir. Diantaranya waspada, siaga hingga tanggap darurat,” katanya.
Di Kota Jambi ada 6 kecamatan yang rawan banjir, yakni Kecamatan Pelayangan, Danau Teluk, Telanaipura, Jambi Timur, Pasar dan Danau Sipin. Sementara untuk banjir dadakan sudah dipetakan ada 9 titik.
“Seandainya hujan 1,5 jam atau 2 jam. Kita sudah punya peta titik-titik mana saja yang banjir genangan. Sudah bisa kita hitung,” imbuhnya.

Ia meminta kepada Camat dan Lurah untuk menginformasikan kepada masyarakat. Jika hujan deras 1,5 jam hingga 2 jam, wilayah-wilayah yang biasa tergenang akan siap siaga.

"Karena itu sudah bisa diprediksi. Alirannya sudah bisa kita tunggu. Makanya langsung diinformasikan supaya masyarakat bisa menyelamatkan barang-barangnya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika hujan 1,5 hingga 2 jam diperkirakan sekitar ada 1.000 KK terdampak di Kota Jambi.

"Kota Baru itu ada sekitar 160 KK. Belum lagi kembar lestari sekitar 500 KK. Kalau untuk se Kota Jambi kalau hujan deras 2 jam bisa 1.000 KK terdampak," katanya.
Feriadi meminta agar semua warga Kota Jambi tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini, tidak hanya banjir saja yang diwaspadai, namun angin puting beliung, pohon tumbang dan tanah longsor juga.
Ia mengaku, pihaknya sudah siaga mengantisipasi bencana di Kota Jambi. Sarana dan prasaran juga sudah disiapkan.

“Koordinasi kita bagus, karena Sar, Tagana, Kodim, pusatnya di Kota Jambi. Titik banjir sudah kita antisipasi,” pungkasnya.(ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...