Polda Jambi Akan Tindak Tegas Penyebar Berita Hoax Terkait Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 | 09:58:53 WIB

(Idrus/Jambione.com,)

Jambione.com, JAMBI-Sejak Virus Corona yang menjangkit sebagian besar negara-negara di dunia termasuk Indonesia, banyak sekali temuan berita mengenai virus tersebut yang ternyata merupakan informasi palsu. Tentunya bagi masyarakat yang percaya akan semakin was-was.
Begitu juga dengan masyarakat Provinsi Jambi, sering sekali ditemukan di media sosial berita atau himbauan yang tidak jelas yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.

Dengan seringkali beredarnya informasi yang tidak jelas atau hoax di tengah wabah virus corona di Jambi, Kepolisian Daerah Jambi dan seluruh jajarannya sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas), dalam rangka operasi khusus penanganan virus Corona atau Covid-19 di Jambi.

Dalam kegiatan operasi khusus, Kepolisan Daerah Jambi dan seluruh jajarannya sudah mendapatkan tugas masing-masing, dari tingkatan pusat.

Kapolda Jambi melalui Wakapolda Brigjen Pol Dul Alim pada saat rapat koordinasi bersama tim Gugus depan pencegahan Covid-19 di kantor Gubernur Jambi beberapa waktu lalu juga telah menjelaskan bahwa pihak Polda Jambi telah membentuk Satuan Tugas dalam bentuk operasi khusus.

"Kita sudah dari awal membentuk satuan tugas dalam bentuk operasi khusus, yang bertindak selaku Ka Opsda, yaitu Kapolda, saya Wa Kopsda," kata Wakapolda Jambi dalam rapat koordinasi (Rakor) kemarin.
Kata Dul Alim, dari pemantauan pihaknya, perkembangan virus Covid-19 ini dari ke hari- hari semakin meningkat.

Sementara, mengenai informasi yang beredar di publik untuk masalah virus Covid-19, dia berharap agar publik jangan mudah percaya dengan sumber berita yang tidak jelas dan lancang yang menimbulkan sarah.
"Ini sangat berhati-hati. Kita dari satuan Intelejen segera rapatkan barisan, jangan sampai ada kelompok tertentu membuat suasana kisruh," tutupnya.

Terpisah, Kapolda Jambi melalui Direskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi kepada wartawan Jambi One menjelaskan bahwa Polda Jambi akan menindak tegas kepada para pembuat berita bohong atau hoax tentang covid-19.

"Kita akan tindak tegas siapa saja yang membuat berita bohong atau hoax yang bisa menimbulkan keresahan dan kepanikan masyarakat di tengah mewabahnya virus corana ini," jelasnya Rabu (25/3) kemarin.

"Bahwa setiap berita bohong apalagi yang berkaitan dengan situasi saat ini tentang adanya Covid-19 akan ditindak sesuai dengan UU ITE," tegasnya.

Data terupdate yang diterima untuk seluruh Indonesia sampai waktu ini ada sebanyak 790 pasien positif Corona, 31 orang dinyatakan sembuh dan yang meninggal berjumlah 58 orang. Ini menunjukan gelagat yang berkembang.

"Untuk itu kepada masyarakat Jambi mari kita jaga situasi yang sedang dihadapi dengan ikuti anjuran dan himbauan dari pemerintah dengan tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat, dan dianjurkan Stay At Home,"tutupnya.(cr4)





BERITA BERIKUTNYA
loading...