Aliansi Jurnalis Peduli Jambi Sampaikan Masukan Kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Kamis, 26 Maret 2020 | 17:19:25 WIB

()

Jambione.com, – Menyikapi merebaknya wabah virus Corona (Covid-19), Aliansi Jurnalis Peduli Jambi dan gabungan dari beberapa Organisasi menyampaikan beberapa point masukan dan desakan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jambi.

Aliansi Jurnalis Peduli Jambi yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJO).

Jurubicara Aliansi Jurnalis Peduli Jambi, Nining Antero menyampaikan mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di wilayah Jambi, dengan data terakhir per-tanggal 25 Maret 2020, adalah; 1 (satu) orang positif, 14 orang PDP, dan 178 orang ODP, membuat Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jambi harus bekerja ekstra keras mengendalikan situasi di Jambi, bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait.

Dalam hal ini, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, sebagai corong dan ujung tombak dari Pemprov Jambi, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Dinas, Perhubungan, seluruh Paramedis dan Rumah Sakit yang menjadi rujukan bagi penanganan kasus?kasus Covid-19 di Jambi.

Namun tak lepas dari semua itu, Media dan para Jurnalis memiliki fungsi sangat penting dalam menyampaikan informasi-informasi penting yang harus ketahui oleh khalayak dan masyarakat luas.

Sebagai upaya untuk mencegah mewabahnya Covid-19 di Jambi. Karena itu, minta kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jambi diantaranya :

1. Meminta Gugus Tugas memberlakukan penyaluran informasi yang aman, kepada kalangan Jurnalis, tidak lagi dengan bertatap muka seperti biasa, namun melakukan Tele Conference, Pembagian Rilis atau Rekaman Video (untuk media televisi), yang berisi data lengkap, akurat

dan cepat, untuk kemudian diberitakan oleh masing-masing media.

2. Meminta gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi memberikan informasi secara cepat dan akurat

terhadap setiap perkembangan Pandemi Covid-19 di Jambi, karena pemberitaan Covid-19 harus dibuat selengkap dan seutuh mungkin, sehingga masyarakat paham serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mencegah penyebaran virus.

3. Memungkinkan, untuk membuka identitas korban penderita Covid-19 di Jambi, agar semua warga lain yang sebelumnya kontak atau berada di sekitar si penderita, bisa secepatnya memeriksakan diri dan melakukan pengobatan sedini mungkin, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena menurut hemat kami, Undang-Undang dan Peraturan apa pun, dapat dikalahkan demi; “Kepentingan dan Keselamatan Bangsa, serta Negara.”

4. Meminta Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jambi, bekerjasama dengan pihak terkait, menertibkan dan memberi sanksi terhadap semua anggota masyarakat dan pejabat publik,

yang tidak mengindahkan aturan yang dibuat oleh Pemprov, untuk meminimalisir penularan

Covid-19 di Jambi, seperti; masih adanya anggota dewan, pejabat dan anggota masyarakat yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah terjangkit Covid-19.

5. Mendesak Pemprov Jambi untuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para Dokter dan Petugas Medis yang bertugas menangani Para Penderita Covid-19 di wilayah Rumah Sakit masing-masing di Jambi, karena mereka adalah garda terpenting untuk penyelamatan para pasien Covid-19, agar wabah ini tidak meluas pada masyarakat di Jambi.

6. Meminta Pemprov Jambi memberikan pelayanan yang cepat dan maksimal dalam menangani Pasien-Pasien Covid-19 di Jambi, baik dalam proses pengobatan mau pun dalam hal sarana dan pra sarana Rumah Sakit.

7. Meminta Tim Gugus Tugas selalu berkenan untuk dihubungi lewat Handphone dan Watsapp, guna menjawab pertanyaan dan memberikan informasi yang akurat.

Sementara itu, untuk Keamanan dan Keselamatan Jurnalis dalam melakukan Proses Peliputan di Lapangan, kami juga menghimbau, agar para Jurnalis untuk;

1. Selalu memperhatikan dan mengedepankan Standart Peliputan Covid-19, melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD), berupa masker dan lainnya.

2. Melindungi diri, dengan menjaga jarak, sesuai dengan Aturan Phsycal Distancing, ketika harus mengikuti Acara Jumpa Pers, dengan jarak aman minimal 1 meter. (Red)





BERITA BERIKUTNYA
loading...