Saknsi Pencabutan Izin Trayek Jika Travel Melanggar

Travel Wajib Masuk Terminal

Jumat, 27 Maret 2020 | 06:35:06 WIB

Saleh Ridho Kadishub Kota Jambi.
Saleh Ridho Kadishub Kota Jambi. (ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI – Sebagaimana diketahui, dalam instruksi Wali Kota Jambi yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, sejumlah pelaku usaha yang ada di Kota Jambi, diharuskan menyediakan dan menyiapkan antiseptik maupun handsanitizer. Khususnya di beberapa terminal dan Perusahaan Otobus (PO) maupun travel yang ada di Kota Jambi.

Menyikapi itu, Dishub Kota Jambi Kamis (26/3) melakukan sidak di sejumlah PO maupun travel yang tersebar di Kota Jambi. Sayangnya, dari hasil sidak tersebut masih banyak yang belum mengindahkan instruksi Walikota Jambi tersebut.

Sebagaimana diketahui, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19. “Seperti hasil sidak tadi (kemarin,red) masih ada beberapa PO travel yang belum menyediakan pencuci tangan maupun hand sanitizer,” sebut Saleh Ridho Kadishub Kota Jambi.

Selain itu, Saleh Ridho kembali menegaskan kepada pemilik PO travel, jika berasal dari luar Kota Jambi, diharapkan terlebih dahulu memasuki kawasan Terminal Alam Barajo. Hal ini untuk dilakukan pemeriksaan secara dini terhadap kondisi suhu tubuh.

“Kita tahankan seluruh armada dan penumpang yang berangkat maupun tiba harus masuk ke Terminal Alam Barajo. Sebab penumpang akan kita lakukan skrining,” jelasnya.

Selain itu, tiap kendaraan yang dimiliki oleh PO-PO agar dilakukan penyemprotan cairan disinfektan. Menyikapi masih adanya PO-PO yang belum menjalani instruksi Walikota Jambi tersebut, Saleh Ridho menyebutkan akan ada sanksi yang menunggu tentunya.

“Sanksi mulai pencabutan izin trayek hingga penutupan usaha sementara. Senin depan akan kita lakukan pengecekan kembali. Jika masih ada yang tidak patuh terhadap aturan yang ada, maka akan dikenakan sanksi tegas mulai dari pencabutan izin trayek hingga penutupan usaha sementara," katanya.

Sementara Wakil Walikota Jambi, Maulana mengatakan bahwa Dishub harus juga menertibkan travel-travel gelap yang masuk ke Kota Jambi. "Harus koordinasi dengan Dishub Provinsi Jambi," katanya.

Maulana mengatakan bahwa travel-travel yang datang ke Kota Jambi untuk tidak langsung mengantar penumpang ke tujuan. Melainkan harus masuk ke terminal Alambarajo lebib dulu.

"Penumpangnya kita cek dulu. PO-PO juga kita kita minta masuk terminal semua. Dishub harus terus mengawasi," pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...