Gagal Panen, Bawang Merah Tembus Rp 50 Ribu Per Kilogram

Rabu, 20 Mei 2020 | 05:30:04 WIB

()

JAMBIONE.COM – Harga bawang merah tetap tinggi menjelang hari raya. Gagal panen dan stok terbatas menjadi penyebab harga bumbu masak tersebut tidak pernah normal. Mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Mariono, pedagang bumbu dapur dan sayur di Pasar Genteng Baru, menyebut kenaikan bawang merah sudah berlangsung sekitar dua minggu. Dia tidak mengetahui penyebab harga bawang merah tidak kunjung turun. ”Yang pasti, saya beli sudah mahal,” ucapnya.

Saat ini harga beli di pengepul saja sudah mencapai Rp 43 ribu sampai Rp 45 ribu per kilogram. Kondisi itu membuat harga bawang merah yang dia jual ikut naik. ’’Saya menjual bawang merah ke pelanggan Rp 50 ribu per kilogram,’’ lanjutnya.

Padahal, sebelum naik, harga bawang merah di bawah Rp 40 ribu. Yakni, sekitar Rp 35 ribu per kilogram. Mariono berharap harga bawang merah tersebut bisa segera stabil. Bahkan bisa turun seperti bawang putih.

Tingginya harga bawang merah tidak hanya terjadi di Pasar Genteng Baru. Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya mencatat kenaikan bawang merah hampir seragam di semua pasar. Di antaranya, Pasar Wonokromo, Pasar Kembang, dan Pasar Tambahrejo.

Harga rata-rata bawang merah di pasaran saat ini Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Jauh dibandingkan dengan harga acuan penjualan di konsumen (HAPK) tertinggi yang mencapai Rp 32 ribu per kilogram.

Kabid Distribusi Disdag Surabaya Trio Wahyu Bowo membenarkan melambungnya harga bawang merah berlangsung sepekan belakangan. Harga bawang merah naik karena beberapa petani mengalami gagal panen. ”Sehingga stok di pasaran terbatas,” tuturnya. Kondisi itu didukung juga dengan adanya peralihan pembelian bawang. Yang semula di area Probolinggo, kini beberapa pedagang memilih kulak di Pulau Madura.

Pedagang memilih membeli dari petani Madura karena hasil bawang merahnya besar. Meski, harganya dari petani sudah tinggi. Yakni, sekitar Rp 40 ribu per kilogram. ”Sementara dari Probolinggo bawangnya kecil-kecil kata pedagang,” tuturnya.

Terkait dengan kondisi itu, disdag menyiapkan operasi pasar khusus setelah Lebaran nanti. Yakni, operasi pasar khusus untuk bawang merah dan gula yang saat ini harganya memang jauh di atas HAPK. ”Sedang kami siapkan agar harga stabil,” tuturnya.

Harga Bawang Merah di Pasar Surabaya*

  • Pasar Wonokromo: Rp 50 ribu per kg
  • Pasar Genteng Baru: Rp 50 ribu per kg
  • Pasar Kembang: Rp 45 ribu per kg
  • Pasar Tambakrejo: Rp 50 ribu per kg
  • Pasar Pucang Anom: Rp 50 ribu per kg
  • Pasar Pabean: Rp 45 ribu per kg
  • Pasar Balongsari: Rp 50 ribu per kg

* per Senin (18/5)

Sumber: Data pantauan harga Dinas Perdagangan Surabaya

Sumber: JawaPos.com




BERITA BERIKUTNYA
loading...