Mayat di Aroma Pecco Ternyata Dibunuh Pasangan Selingkuhannya

Korban Diracun dengan ‘Obat Kuat’ dan Dibakar

Rabu, 27 Mei 2020 | 07:03:33 WIB

(Saudi Arabia/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KERINCI- Kasus penemuan mayat di kebun Teh objek wisata Aroma Pecco, Kayu Aro, Kerinci, Minggu (24/5) lalu akhirnya terungkap. Mayat laki laki bernama Zulkarnaini (54), yang ditemukan dalam kondisi terbakar itu ternyata korban pembunuhan. Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengukapkan  dan menangkap tersangka pelaku pembunuh petani Desa Sungai Jernih, Gunung Tujuh, Kerinci Jambi itu.

Motif pembunuhan itu ternyata berlatar belakang asmara. Tersangka adalah perempuan selingkuhan korban. Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto mengatakan, tersangka seorang perempuan berinisial  AM (45) warga RT 01 Desa Sungai Jernih, Gunungtujuh, Kerinci yang merupakan seorang ibu rumah tangga. Dari penulusuran koran ini AM adalah inisial dari Alismita.

“ Tersangka kita amankan pada Senin, 25 Mei 2020. Aksi pembunuhan itu telah direncanakan. Tersangka menghabisi korban menggunakan racun hama/ fungisida dan dibakar dengan bensin,” jelas Kapolres AKBP Heru Ekwanto.

Menurut Heru, motif pembunuhan tersebut, berlatar belakang asmara. Tersangka memiliki hubungan gelap (selingkuh) dengan Zulkarniani yang telah memiliki istri.

“Tersangka Merasa kesal dengan korban (Zulkarnaini). Karena korban hidup bersenang- senang dengan istrinya. Sedangkan pelaku (sebagai selingkuhan) sering dimarah-dimarahi,” kata Kapolres.

Kasat Reskrim Iptu Edi Mardi S menambahkan bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah penyidikan dan dilakukan otopsi jasad korban oleh 8 dokter forensik. “Mayat ditemukan pukul 12.00 WIb hari Minggu (24/5/2020). Senin sore (25/5/2020)  pukul 16.00 WIb pelaku berhasil kita amankan. Atau lebih kurang 16 Jam setelah penemuann mayat,” katanya.

Dalam pemeriksaan, lanjut dia,  tersangka mengakui berniat membunuh korban dengan cara memberikan obat hama/fungisida tanaman kentang (bubuk yang telah dimasukkan dalam kapsul obat). Untuk mengelabui korban, tersangka mengatakan kapsul tersebut sebagai obat kuat berhubungan badan. Setelah korban muntah dan pingsan, pelaku membakar tubuh korban menggunakan bensin.

Tersangka mengaku sudah tiga kali berhubungan badan dengan korban. ‘’ Dia nekat membunuh korban karena kesal, sering dimarahi,’’ katanya. Selain memeriksa tersangka, polisi juga menggeledah rumah tersangka untuk mencari barang bukti. Kemudian, memeriksa anak perempuan tersangka dan meminta keterangan pemilik kios tempat tersangka membeli minyak bensin.

Sebelumnya, mayat Zulkarnaini ditemukan warga tergeletak di pimnggir kebun the di kawasan wisata Aroma Pecco, Kayu Aro, Minggu (24/5), bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri. Saat ditemukan mayat korban dalam kondisi luka bakar di wajah dan beberapa bagian tubuh.(sau)





BERITA BERIKUTNYA
loading...