Data 27 Mei: Uji Spesimen Corona di RI Pecah Rekor, 14.313 dalam Sehari

Rabu, 27 Mei 2020 | 17:10:43 WIB

()

Jambione.com, Pemeriksaan spesimen terkait virus corona di Indonesia hari ini berada di angka tertinggi. Rabu (27/5), pemerintah melaporkan penambahan uji 14.313 spesimen dalam sehari di 167 laboratorium. 

Hasilnya, sebanyak 686 orang dinyatakan positif COVID-19. Jumlah penderita corona di Indonesia kini menjadi 23.851 orang.  

"Dari keseluruhan laboratorium yang ada, hampir semua telah memeriksa dan memberikan laporan. Beberapa lab masih proses dan belum lapor ke kami karena secara spesifik kami belum ada datanya, sudah kami hubungi, ada 21 lab yang masih berproses," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Ahmad Yurianto, di Graha BNPB.

Hingga kini, Indonesia telah memeriksa 278.411 spesimen. Presiden Jokowi menargetkan Indonesia bisa menguji 10 ribu tes per hari. Sebab, salah satu syarat untuk memasuki fase New Normal adalah melakukan tes masif. 

Namun sejak April 2020, pemeriksaan spesimen masih fluktuatif. Dalam sebulan terakhir, Indonesia baru tiga kali melampaui target 10 ribu tes, yakni 12.276 pada Selasa (19/5), 10.406 spesimen pada Sabtu (23/5), dan tertinggi sebanyak 14.313 spesimen untuk hari ini.

Padahal, pemeriksaan spesimen menggunakan metode Polymerase chain reaction (PCR) telah dibantu modifikasi mesin Tuberkulosis-Tes Cepat Molekuler (TB TCM).   

Adapun pasien sembuh hari ini bertambah 150 menjadi 6.057 orang, dan korban meninggal bertambah 55, total menjadi 1.473 jiwa. 

"Sudah 410 kabupaten dan kota terdampak dari 34 provinsi," ungkap Yuri.

Berikut data spesimen yang diperiksa beberapa pekan terakhir:       

Jumat 24 April: 64.054 spesimen (bertambah 4.119)       

Sabtu 25 April: 67.828 spesimen (bertambah 3.774)             

Minggu 26 April: 72. 099 spesimen (bertambah 4.271)       

Senin 27 April: 75.157 spesimen (bertambah 3.058)            

Selasa 28 April: 79.618 spesimen (bertambah 4.461)                            

Rabu 29 April: 86.985 spesimen (bertambah 7.367)                            

Kamis 30 April: 94.599 spesimen (bertambah 7.614)                        

Jumat 1 Mei: 102.305 spesimen (bertambah 7.706)        

Sabtu 2 Mei: 107.934 spesimen (bertambah 5.638)       

Minggu 3 Mei: 112.965 spesimen (bertambah 5.022)                         

Senin 4 Mei: 116.861 spesimen (bertambah 3.896)                      

Selasa 5 Mei: 121.547 (bertambah 4.686)       

Rabu 6 Mei: 128.383 (bertambah 6.836)         

Kamis 7 Mei: 134.151 (bertambah 5.768)

Jumat 8 Mei: 143.781 (bertambah 9.630)      

Sabtu 9 Mei: 150.887 spesimen (bertambah 7.106)     

Minggu 10 Mei: 158.273 spesimen (bertambah 7.386)     

Senin 11 Mei: 161.351 spesimen (bertambah 3.078)                

Selasa 12 Mei: 165.128 (bertambah 3.777)     

Rabu 13 Mei: 169.195 (bertambah 4.067)        

Kamis 14 Mei: 173.690 (bertambah 4.495)       

Jumat 15 Mei: 178.602 (bertambah 4.912)

Sabtu 16 Mei: 182.818 (bertambah 4.216)       

Minggu 17 Mei: 187.965 (bertambah 5.147)      

Senin 18 Mei: 190.660 (bertambah 2.695)       

Selasa 19 Mei: 202.936 (bertambah 12.276)        

Rabu 20 Mei: 211.883 (bertambah 8.897)       

Kamis 21 Mei: 219.975 (bertambah 8.092)       

Jumat 22 Mei: 229.334 (bertambah 9.359)     

Sabtu 23 Mei: 239.740 (bertambah 10.406) (catatan: data Kemenkes tertulis penambahan 10.617)              

Minggu 24 Mei: 248.555 (bertambah 8.815)   

Senin 25 Mei: 256.946 (bertambah 8.391)  

Selasa 26 Mei: 264.098 (bertambah 7.152)

Rabu 27 Mei: 278.411 (bertambah 14.313)

Sumber: Kumparannews




BERITA BERIKUTNYA
loading...