Polisi Gagalkan Penyelundupan Baby Lobseter Senilai Rp 6,73 M

Kamis, 28 Mei 2020 | 05:23:43 WIB

(Idrus/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI-  Polda Jambi kembali berhasil mengamankan lima orang penyelundup baby lobster (benih) lobster. Bersama tersangka, polisi juga menyita 44.800 ekor bibit lobster yang siap di selundupkan. Benih lobster senilai Rp 6,73 Miliar  itu ditemukan tim Ditreskrimsus Polda Jambi di sebuah gudang penampungan di Jalan H Saing RT 07, Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Rabu (27/5) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi mengatakan, puluhan ribu benih lobster tersebut dibawa dari Lampung menggunakan mobil minibus pribadi. Kemudian, transit di Jambi untuk di packing kembali dan kemudian diselundupkan ke Malaysia melalui pelabuhan di tikus Tanjung Jabung Timur.

Edi menjelaskan, penangkapan puluhan ribu benih lobster tersebut berawal dari informasi masyarakat. Kronologisnya, pada Rabu (27/5) sekira pukul 11.00 WIB, pihaknya mendapat informasi akan masuk benih lobster dari Lampung. Kemudian dilakukan pengecekan. Anggota Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Jambi yang dipimpin Kasubdit 1 AKBP Yuyan Priatmaja dengan Kanit Subdit 1, Kompol Yudha Lesmana membuntuti kendaraan yang dicurigai.

Dua mobil minibus jenis itu melintas di Jalan Lintas Jambi-Palembang KM 20.  Yakni mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BE 1037 TP. Selanjutnya dilakukan penyetopan dan ditemukan sebanyak tujuh box sterofom berisikan benih lobster.

Selanjutnya di jalan Lingkar Belakang Bandara, anggota menyetop lagi mobil Mitsubishi Expender warna grey dengan dua orang penumpang. Kemudian digiring ke lokasi gudang di Desa Tangkit Baru. Setelah diamankan, di dalam gudang ditemukan tempat atau kolam penampungan sementara benih lobster sebelum dikirim ke Malaysia. 

Rencananya,  benih lobster itu akan diselundupkan melalui pelabuhan tikus di Tanjab Tim menuju Batam dengan tujuan akhir ke Malaysia. Penerima barang tersebut di negeri jiran diketahui berinisial JO.

Kelima pelaku yang diamankan polisi itu berinisial KH, warga Tangkit Baru Perumahan PCL 5 Blok G 30 sebagai penanggungjawab  atau kepala gudang tempat penampungan sementara benih lobster. Kemudian IN, warga Lampung Selatan, sebagai sopir mobil Xenia BE 1037 TP warna putih yang membawa tujuh dus atau berisikan 44.800 ekor baby lobster. DIa mengaku diperintahkan seseorang.

Berikutnya, WA, warga Lampung Timur  dan RA, warga Tulang Bawang. Keduanya  sebagai sopir diupah membawa mobil tersebut dari Lampung ke Jambi. Mereka diketahui sudah mulai beraksi sejak 6 bulan lalu.Kini kelima pelaku diamankan di Polda Jambi.

"Pelaku akan segera diproses penyidikan. Sementara gudang penampung benih lobster diberi garis polisi (police line). Siapa pun yang terlibat dalam kasus ini akan ditindak tegas sesuai undang undang," kata Edi di lokasi gunang penampungan

"Hasil pemeriksaan di gudang tempat kejadian perkara ditemukan barang bukti tujuh box sterofom berisi bibit lobster. Rinciannya jenis lobster mutiara sebanyak 239 ekor dan lobster pasir sebanyak 44.561 ekor. Potensi kerugian Negara mencapai Rp 6.731.950.000," pungkasnya.(cr04)





BERITA BERIKUTNYA
loading...