Soal Video Oknum Camat yang Viral, Abu Bakar: Sanksi Sesuai Keputusan Majelis Kode Etik

Selasa, 09 Juni 2020 | 22:15:12 WIB

Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar
Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar ()

 

 Jambione.com, JAMBI – Belakangan ini, netizen dan sejumlah warga Kota Jambi, kembali dihebohkan dengan viralnya salah satu video oknum camat di Kota Jambi, berdurasi 7 menit 41 detik mendatangi rumah warga dan terlihat emosi dari nada pembicaraannya.

 Oknum camat tersebut terlihat beberapa kali membentak seseorang pemuda di sebelah kirinya, sesaat akan berbicara kepada orangtua pemuda tersebut. Permasalahannya yakni, pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut melaporkan terkait macetnya pendistribusian air PDAM di Kecamatan Alam Barajo.

 Hanya saja, oknum camat tersebut menilai, kata-kata yang dipergunakan pemuda tersebut tidak pantas. Atas laporan tersebut, oknum camat didampingi beberapa petugas menyambangi kediaman pemuda tersebut pada Jumat (5/6) lalu.

 Menyikapi video viral itu Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar mengatakan, video yang tersebar dan viral tersebut tidak utuh. Dan hanya memperlihatkan di mana oknum camat tersebut marah-marah. Sehingga, ia sangat berharap agar tidak melihat video sepotong-sepotong.

 “Informasi sebelumnya camat tersebut datang dengan santun, kalau kemudian terjadi kalimat-kalimat yang agak emosional, mungkin faktor kelelahan. Camat ini kan kerjanya sudah lebih dari 24 jam, apalagi di masa pandemi ini camat harus selalu standby memonitoring kondisi masyarakat dan penerapan protokol kesehatan,” jelas Abu Bakar.

 Lanjutnya, dengan faktor kelelahan secara spontan terjadi hal itu. Apalagi, berdasarkan dari rekaman video yang ia terima, terlihat pemuda tersebut seperti menyela di saat camat tersebut tengah berbicara kepada orangtuanya. “Mungkin hal itu yang menyebabkan emosional secara spontan menegur pemuda tersebut,” timpalnya.

 Abu Bakar mengatakan sekali lagi mengajak agar semua dapat melihat video tersebut secara lengkap tanpa dipotong-potong. Kemudian melihat substansi tujuan camat, di mana telah mendatangi warganya dengan iktikad baik. “Tujuan camat ini bagus dia mendatangi warganya, bertandang ke sana. Walaupun mau jumpa di luar bisa saja, dengan iktikad baik mendatangi anak bersangkutan dan langsung bertemu dengan orangtua bersangkutan. Ini merupakan salah satu bagian tugas camat dalam pembinaan warganya,” terang Abu Bakar.

 Tak sampai di situ, pasca beredarnya video tersebut, kedua belah pihak diakui Abu Bakar sudah saling menerima.

 “Sudah saling menerima, saling memaafkan, selain itu pemuda tersebut juga telah membuat video permintaan maaf ke publik. Saya kira persoalan ini sudah selesailah. Manusia pastinya juga punya khilaf dengan faktor-faktor tertentu,” tegasnya.

 Lebih lanjut Abu Bakar mengimbau, bukan melarang siapa pun untuk menyampaikan suatu pendapat melalui media sosial. Namun dalam menyampaikan hal tersebut tentulah diperlukan kata dan bahasa yang baik serta tepat. “Kita berharap ini menjadi pelajaran ke depan dan tidak terjadi lagi yang seperti ini. Yang bersangkutan juga sudah dipanggil oleh unsur terkait mengenai video tersebut,” pungkasnya.

 Sementara itu terpisah, Kabid Pembinaan, Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai BKPSDMD Kota Jambi, Susanto mengatakan, dengan viralnya video tersebut dari segi ASN tentu tidak boleh berkata kasar dan harus santun. Hal ini juga dikaitkan dengan Perwal Kota Jambi No 8 Tahun 2018 Tentang Kode Etik Dan Perilaku ASN Kota Jambi.

 “Di mana seorang pegawai harus berkata jujur, santun, selain itu disebutkan juga saling menghargai demi terciptanya kinerja yang kondusif,” jelasnya.

 Lanjutnya, terkait tindakan selanjutnya, yang bersangkutan juga akan dikonfirmasi. Mengenai penerapan kode etik, sebut Susanto ada tim majelis khusus yang akan mencermati langkah selanjutnya.

 “Itu tergantung tim majelis yang akan merekomendasi sanksi apa yang akan diberikan, ini juga harus diteliti dulu. Sebab inikan baru dugaan, maka dari itu, itu kewenangan majelis kode etik, apakah itu sanski moral atau lainnya,” pungkasnya.

 Terpisah Ketua Komisi I DPRD Kota Jambi, Absar Surwansyah yang membidangi kepegawaian mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan oknum camat tersebut.

  “Kami lagi menjadwal pemanggilan yang bersangkutan, nanti akan kami kabari,” singkatnya. (ali)

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...