Pamitnya Nengok Ortu, Ternyata Enak-enakan Gendakan Di Hotel

Rabu, 10 Juni 2020 | 06:50:00 WIB

()

Alasan tak pernah merasa puas dengan suaminya, Karin, 45, nekat enak-enakan dengan Donjuan, 29, di hotel. Itu diketahui oleh Donwori, 47, melalui global positioning system (GPS) handphone-nya. 

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya


Karena ketahuan melalui GPS, Karin terpaksa digugat cerai Donwori di Pengadilan Agama (PA) Klas 1 Surabaya. Padahal hubungan keduanya telah berjalan selama tiga tahun terakhir. 

Awalnya, Donwori curiga dengan istrinya yang sering pergi. Anehnya, setiap Jumat saja. Pamitnya, pergi ke rumah orang tua. Kangen, pingin nengok keadaan orang tua. “Pertama ya tidak curiga karena pamitnya ke orang tuanya. Dia juga sama anak tiri saya. Jadi saya tidak waswas,” kata Donwori ditemui di PA Klas 1A Surabaya, pekan lalu. 

Suatu hari, tiba-tiba Donwori merasa aneh dengan gelagat istrinya yang biasa-biasa saja ketika making love. Setelah sadar kalau istrinya tak merasa puas, Donwori mulai menyelidiki apa sebenarnya yang dilakukan Karin selama ini. Utamanya setiap Jumat pamit pergi.

Karena background-nya teknologi telekomunikasi, Donwori mempunyai ide untuk menggunakan aplikasi pelacak posisi pada HP milik istrinya. Saat itu, ia meminta anak kandung perempuan Karin menginstalkan aplikasi tersebut di ponsel ibunya. “Semuanya lancar,” lanjutnya.

Donwori melihat anak tirinya itu sedikit takut saat akan disuruh menginstalkan aplikasi pelacak tersebut ke dalam HP ibunya. Sebab, anak tirinya itu tahu ke mana mamanya pergi setiap Jumat. Setelah diinstal dan dilacak melalui laptop, ternyata posisi HP Karin berada di sebuah hotel di Surabaya. 

Mengetahui posisi jelas istrinya, Donwori menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Setelah menemukan alamat hotel yang dituju, benar saja, terlihat mobil yang biasa digunakan anak tiri dan istrinya di halaman parkir.

Di lobby hotel, Donwori menemukan anak tirinya menunggu di kafe. “Saya tanyakan, mana mamanya. Ia sedikit gugup, dan akhirnya mau ngaku. Kemudian menunjukkan sebuah kamar,” tutur Donwori.

Ketika diketuk, ternyata di dalam kamar ada pria muda yang tak lain adalah Donjuan bersama Karin dalam keadaan setengah telanjang. Di kamar itu Donwori mengobrak-abrik dan menyeret istrinya keluar kamar hotel. “Saya seret pulang akhirnya. Ternyata setega itu istri saya,” akunya, nelangsa. 

Setelah kejadian itu, Karin bukannya kapok malah dengan santai mengulangi perbuatannya. Hingga tak terhitung jumlahnya. Karin mengaku tak puas dengan ‘servis’ yang diberikan Donwori. Karin juga selingkuh karena Donjuan lebih muda dan ‘senjatanya’ tahan lama. 

 “Gak banyak omong, langsung saya gugat cerai. Dari pada banyak dosa punya istri gitu,” pungkas Donjuan. (*/opi)  

Sumber: JawaPos.com





BERITA BERIKUTNYA
loading...